Peserta Perkemahan Antar Satuan Karya Nasional Tahun 2022 Gelar Pendakian dan Konservasi Kawasan di Bukit Pinteir Bangka Tengah

Peserta Peserta Perkemahan Antar Satuan Karya Nasional Tahun 2022 mengikuti pendakian di Bukit Pinteir.

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan

AKSIIKLIM.com, Bangka Belitung – Peserta Perkemahan Antar Satuan Karya (Peran Saka) Nasional Tahun 2022 perwakilan Saka Kalpataru dan Wanabakti, diajak mengelilingi Bukit Pinteir untuk melakukan Giat Pendakian dan Konservasi Kawasan bertempat di Kampung Dull, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis, (6/10/2022).

Edi Kurniadi, S.ST, MM selaku Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang turut mendampingi peserta mengatakan bahwa Bukit Pinteir ini merupakan bagian dari Taman Hutan Rakyat (TAHURA) Mangkol sebagai tempat konservasi.

“Luas dari Tahura Mangkol ini kurang lebih 6000 hektar yang saat ini kita hanya berada di bagian Bukit Pinteir saja,” terang Edi.

BACA JUGA : KKP Terapkan Skema Baru Edukasi Penanganan Sampah Laut

Nama Bukit Pinteir diambil dari bahasa Bangka yang diartikan sebagai bukit yang melintir atau melipir, karena berada pada posisi melingkar dengan gugusan utamanya perbukitan Mangkol.

Hendrik Arrizqy salah seorang peserta Peran Saka Nasional dari kontingen daerah Banten dan merupakan Mahasiswa Universitas Terbuka menyampaikan bahwa giat ini sangat berkesan baginya untuk menguji adrenalin, ketangkasan dan kreativitas masing-masing individu. “Tentunya ini adalah pengalaman berharga mengingat agenda Peran Saka Nasional hanya di selenggarakan setiap 5 tahun sekali,” ujarnya.

Dengan penuh semangat peserta mengelilingi bukit secara berkelompok, dengan melewati beberapa pos yang harus diselesaikan oleh masing-masing kelompok.

Pos-pos tersebut berisi tentang arahan dan perintah mengenai tugas-tugas yang tentunya harus diselesaikan oleh masing-masing peserta per kelompok serta di uji mengenai pengetahuan umum tentang Bangka Belitung.

Walaupun sempat terjadi hujan, terlihat peserta sangat antusias dan semangat mengikuti kegiatan mengelilingi bukit Pinteir. Tentu, karena bukit ini memiliki pemandangan yang sangat indah dan asri.

By Adam Gumelar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Menarik Lainnya