Laut

Berita terpilih seputar isu-su laut dan ekosistem laut terkait. Referensi berita bagi stakeholder, penggiat lingkungan hidup dan pemangku kebijakan.

Pelayaran Riset Ekspedisi Indonesia Timur 2021, Menguak Arus Lintas Indonesia

Pelayaran Riset Ekspedisi Indonesia Timur 2021, Menguak Arus Lintas Indonesia

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Nurul Ikhsan “Ekspedisi ini ditujukan untuk mengetahui sifat-sifat oseanografi fisika dari arus laut lintas Indonesia atau disebut juga dengan Indonesia Throughflow, percampuran air, dan kenaikan permukaan air laut."Laksana Tri Handoko | Kepala LIPI AKSIIKLIM.com, Jakarta - Wilayah laut Indonesia mencakup hampir 70% luas wilayah Nusantara. Di dalamnya terdapat Arus Lintas Indonesia (Arlindo) yang menjadi kanal penghubung perairan Indonesia Pasifik dan Samudra Hindia. Arlindo berperan penting dalam mengangkut panas global dan memengaruhi iklim dunia. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Oseaonografi melakukan pelayaran riset Ekspedisi Indonesia Timur 2021 untuk menguak karakter Airlindo…
Lanjut Baca
KKP Tindak Tegas Empat Kapal Cantrang di Selat Makassar

KKP Tindak Tegas Empat Kapal Cantrang di Selat Makassar

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Heri Taufiq Aksiiklim.com - Kementerian Keluatan dan Perikanan (KKP) menangkap empat unit kapal ikan cantrang yang melanggar ketentuan operasional di Selat Makassar. Keempat kapal yang diketahui pernah melakukan praktik penurunan bobot kapal (mark down) tersebut tak berkutik saat diamankan oleh awak kapal pengawas perikanan Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP karena beroperasi di Jalur II yang menjadi lokasi penangkapan ikan nelayan dibawah 30 GT. Tindakan tegas terhadap keempat kapal tersebut sejalan dengan komitmen Menteri Trenggono untuk menegakkan aturan main dalam rangka mewujudkan tata kelola perikanan yang berkelanjutan. Dalam berbagai kesempatan Menteri…
Lanjut Baca
UU Cipta Kerja Dorong Penataan Ruang Laut dan Wilayah Pesisir untuk Pulihkan Lingkungan dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

UU Cipta Kerja Dorong Penataan Ruang Laut dan Wilayah Pesisir untuk Pulihkan Lingkungan dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

Pewarta : Rizky Suhartono | Editor : Heri Taufiq       AKSIIKLIM.com, Jakarta - Miliki potensi besar di ruang laut dan wilayah pesisir, para ahli yang berasal dari berbagai latar belakang baik akademisi, peneliti, dan perwakilan pemerintah berdiskusi bersama secara daring melalui Webinar Temu Ilmiah Studi Doktor Ilmu Kelautan FPIK Universitas Sam Ratulangi pada Sabtu, (20-03-2021). Menjadi salah satu pembicara, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan, Nani Hendiarti memperkaya diskusi dengan membahas kebijakan pengelolaan dan penataan lingkungan wilayah pesisir sesuai dengan rencana pembangunan nasional yang telah ditetapkan. “Banyak Kementerian dan Lembaga terkait yang terlibat dalam Mandat RPJMN 2020-2024 dalam konteks Pengelolaan Ruang…
Lanjut Baca
Warga Kepulauan Aru Kuburkan Paus Terdampar dengan Ritual Adat

Warga Kepulauan Aru Kuburkan Paus Terdampar dengan Ritual Adat

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Heri Taufiq Mamalia laut dengan jenis Paus Sperma (Physester macrocephalus) mati terdampar di pantai. Sebelumnya warga secara gotong royong telah berusaha menyelamatkan paus tersebut untuk kembali ke laut namun paus terus kembali ke pantai.Kepala Balai Kawasan Konservasi Nasional (BKKPN) Kupang, Imam Fauzi AKSIIKLIM.com, Jakarta – Warga Kepulauan Aru, Provinsi Maluku belum lama ini melakukan ritual adat untuk menguburkan mamalia terdampar dari jenis Paus Sperma (Physester macrocephalus) yang ditemukan terdampar di Desa Hokmar, Kec. Aru tengah Utara, Kab. Kepulauan Aru pada 5/3 lalu. Ritual dipimpin oleh seorang tetua adat yang membacakan doa lalu semua…
Lanjut Baca
PKSPL IPB University Inisiasi Penguatan Kelembagaan Ekosistem Pesisir di Raja Ampat Papua Barat

PKSPL IPB University Inisiasi Penguatan Kelembagaan Ekosistem Pesisir di Raja Ampat Papua Barat

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Heri Taufiq AKSIIKLIM.com, Bogor - Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University melakukan inisiasi awal penguatan kelembagaan pengelola ekosistem pesisir di Kampung Yensawai Barat Distrik Batanta Utara Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat. Inisiasi awal ini dilakukan melalui program Desain Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu dalam Mendukung Percepatan Pelaksanaan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP-3-K) di Provinsi Papua Barat. Kegiatan dimulai tanggal 9 Maret sampai dengan 13 Maret 2021. Tim PKSPL LPPM IPB University terdiri dari Dadan Mulyana, Muhammad Qustam Sahibuddin, Robba…
Lanjut Baca
Gandeng Pakar, KKP Dalami Penyebab Mamalia Laut Terdampar Massal di Indonesia

Gandeng Pakar, KKP Dalami Penyebab Mamalia Laut Terdampar Massal di Indonesia

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Irwan Adhi Husada AKASIIKLIM.com, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) tengah mendalami penyebab mamalia laut terdampar massal di Indonesia, khususnya pada kejadian paus pilot terdampar massal di Madura. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono untuk memastikan kelestarian biota laut dan keberlanjutan populasinya untuk kesejahteraan bangsa dan generasi yang akan datang. Pasalnya, mamalia laut merupakan biota laut yang terancam punah dan statusnya telah dilindungi penuh secara…
Lanjut Baca
Kelola CITES Menteri Trenggono Teken Aturan Perlindungan Pisces

Kelola CITES Menteri Trenggono Teken Aturan Perlindungan Pisces

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Nurul Ikhsan Aksiiklim.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perlindungan Jenis Ikan yang menetapkan 20 jenis ikan bersirip (pisces) sebagai jenis yang dilindungi. Kepmen KP tersebut ditandatangani oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono pada tanggal 4 Januari 2021. Dalam keterangannya di Jakarta, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut TB Haeru Rahayu menjelaskan penetapan status perlindungan 20 jenis ikan bertujuan untuk menjaga dan menjamin keberadaan, ketersediaan, dan kesinambungan jenis ikan dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai serta keanekaragaman sumber…
Lanjut Baca
Dukungan KKP Sukseskan Program Bangga Berwisata #DiIndonesiaAja

Dukungan KKP Sukseskan Program Bangga Berwisata #DiIndonesiaAja

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Nurul Ikhsan Aksiiklim.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah menyiapkan skenario untuk mendukung kesuksesan program Bangga Berwisata #DiIndonesiaAja guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang menurun akibat pandemi Covid-19 sejak hampir satu tahun ke belakang, di antaranya dengan menyiapkan program wisata bahari beserta regulasinya. Program yang dimaksud adalah Desa Wisata Bahari (Dewi Bahari) yang dijalankan oleh Ditjen Pengelolaan Ruang Laut (DJPRL) berdasarkan Permen KP No. 93 Tahun 2020 tentang Pembangunan Desa Wisata Bahari yang berlaku sejak 28 Desember 2020. “KKP siap mendukung Bangga Berwisata di Indonesia Aja dengan menyiapkan beberapa program. Salah satunya…
Lanjut Baca
Kegiatan Sosialisasi Konservasi Penyu dan Pengembangan Ekowisata Pesisir Dari Pertamina

Kegiatan Sosialisasi Konservasi Penyu dan Pengembangan Ekowisata Pesisir Dari Pertamina

Pare - Pare, Aksiiklim.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII menggelar kegiatan Sosialisasi Konservasi Penyu dan Pengembangan Ekowisata Pesisir Pantai di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, pada Rabu (02/09). Kegiatan yang berlangsung dilokasi wisata Pantai Lowita, Desa Wiringtasi, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang ini dihadiri oleh perwakilan Fuel Terminal Parepare PT Pertamina (Persero), Ketut Karno, Sekda Kabupaten Pinrang, Ir. Budaya, M.Si, serta Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar, Andry Sukmoputro. Hadir juga pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DLH) Kabupaten Pinrang, Kodim, Kapolsek, Camat…
Lanjut Baca
Kepiting Bakau, Primadona Hutan Mangrove

Kepiting Bakau, Primadona Hutan Mangrove

Jakarta, AksiIklim.com - Membangun perekonomian masyarakat pesisir melalui budidaya kepiting bakau merupakan suatu pilihan yang sangat tepat, mengingat daerah ini sebagian besar berada pada posisi dataran rendah, terdiri dari lahan rawa dan pesisir pantai yang sangat luas, akan tetapi permasalahannya selama ini, di atas lahan yang luas itu hanya menjadi lahan-lahan tidur, alias tidak produktif. Sesuai dengan namanya, maka kepiting bakau dapat ditemukan di Kawasan hutan bakau/mangrove yang memiliki kadar garam 10 sampai 35 ppt. Hewan ini menyukai perairan yang berdasar lumpur dan lapisan air yang tidak terlalu dalam (sekitar 10-80 cm) serta terlindung. Ekosistem hutan bakau atau mangrove merupakan…
Lanjut Baca