Advokasi

WALHI Jabar: PTUN Bandung Batalkan Izin Lingkungan, Kementerian ESDM Harus Cabut Izin Usaha PLTU Tanjung Jati A

WALHI Jabar: PTUN Bandung Batalkan Izin Lingkungan, Kementerian ESDM Harus Cabut Izin Usaha PLTU Tanjung Jati A

Pewarta : Jamaludin Al Afghani | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Kemenangan Rakyat dan Lingkungan atas proyek PLTU Tanjung Jati A semakin diteguhkan. Hingga batas akhir pada Selasa, 1 November 2022 lalu. Sementara itu Kepala DPMPTSP Prov Jawa Barat tidak menyatakan banding atas putusan PTUN Bandung yang membatalkan Izin Lingkungan Kegiatan Pembangunan PLTU Tanjung Jati A Kapasitas 2x660 MW dan Fasilitas Penunjangnya di Desa Pengarengan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon oleh PT Tanjung Jati Power Company tertanggal 28 Oktober 2016. Putusan pengadilan tersebut telah berkekuatan hukum tetap. “Kemenangan rakyat dan lingkungan ini tentu harus menjadi momentum bagi semua terutama pemerintah,…
Lanjut Baca
WAHMI Lebak Kritisi Dugaan Limbah Cair dari PT Cemindo Gemilang Cemari Budidaya Ikan dan Sawah di Bayah

WAHMI Lebak Kritisi Dugaan Limbah Cair dari PT Cemindo Gemilang Cemari Budidaya Ikan dan Sawah di Bayah

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Lebak - Pencemaran lingkungan dari limbah yang berasal dari industri masih kerap terjadi diberbagai daerah. Seperti terjadi di Kabupaten Lebak, limbah cair yang disinyalir berasal dari dari pabrik Semen Merah Putih PT Cemindo Gemilang mencemari usaha bubidaya ikan mas di Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Sebelumnya, sempat viral di media sosial sebuah video yang merekam limbah cair mengalir di area pesawahan milik warga. Warga mengkhawatirkan limbah bisa membunuh usaha budidaya ikan, dan mencemari komoditi pertanian yang ditanam warga. Warga juga resah jika limbah bisa berakibat munculnya penyakit. BACA JUGA…
Lanjut Baca
Terperangkap Jerat Babi, BKSDA Sumsel Berhasil Evakuasi Beruang Madu

Terperangkap Jerat Babi, BKSDA Sumsel Berhasil Evakuasi Beruang Madu

Pewarta : Julita Pitria | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Sumsel - Balai KSDA Sumatera Selatan (BKSDA Sumsel) melalui Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Lahat bersama Unit Pidana Khusus (Pidsus) Polres Lahat berhasil menyelamatkan seekor Beruang madu yang terperangkap jerat babi di daerah Talang Kabu, Pagar Agung, Lahat pada Selasa (30/3). Informasi satwa dilindungi yang terjerat tersebut bermula dari laporan yang disampaikan Unit Pidsus Polres Lahat. BACA JUGA : Gakkum KLHK Sita 125 Satwa Dilindungi Saat tim datang, beruang dewasa berjenis kelamin jantan tersebut dalam kondisi hidup dan terjerat pada bagian tangan kanan. Sedangkan bagian tangan kiri terluka, membengkak serta…
Lanjut Baca
PN Belitung Vonis PT PAN Bayar Rp 1,15 Miliar untuk Kasus Reklamasi Tanpa Izin

PN Belitung Vonis PT PAN Bayar Rp 1,15 Miliar untuk Kasus Reklamasi Tanpa Izin

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Heri Taufiq  AKSIIKLIM.com, Belitung - Pengadilan Negeri (PN) Belitung pada 3 Maret 2021 memvonis bersalah PT Panca Anugerah Nusantara (PAN) karena telah mereklamasi pantai tanpa izin di Tanjung Pendam, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. PN Belitung menjatuhkan hukum pidana denda Rp 1,15 miliar.  “Pada saat bersamaan KLHK sudah menyerahkan TI (49), pelaksana reklamasi tanpa izin PT PAN, ke Kejaksaan Negeri Belitung dan siap untuk disidangkan. Penyidik KLHK juga tengah berupaya mengungkap keterlibatan pelaku lainnya”, kata Yazid Nurhuda, Direktur Penegakan Hukum Pidana, Ditjen Gakkum, KLHK di Jakarta (14/3).  Majelis Hakim PN Belitung –…
Lanjut Baca
Kelola CITES Menteri Trenggono Teken Aturan Perlindungan Pisces

Kelola CITES Menteri Trenggono Teken Aturan Perlindungan Pisces

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Nurul Ikhsan Aksiiklim.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perlindungan Jenis Ikan yang menetapkan 20 jenis ikan bersirip (pisces) sebagai jenis yang dilindungi. Kepmen KP tersebut ditandatangani oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono pada tanggal 4 Januari 2021. Dalam keterangannya di Jakarta, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut TB Haeru Rahayu menjelaskan penetapan status perlindungan 20 jenis ikan bertujuan untuk menjaga dan menjamin keberadaan, ketersediaan, dan kesinambungan jenis ikan dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai serta keanekaragaman sumber…
Lanjut Baca