Penggarap dan Babinsa Hijaukan Lahan Terdegradasi di TN Gunung Gede Pangrango

Pewarta : Jamaludin Al Afghani | Editor : Nurul Ikhsan

AKSIIKLIM.com – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) melakukan penanaman lahan terdegradasi bersama para penggarap dan Babinsa setempat di Blok Panyaung, Senin (7/2/2022).

Sebanyak 10.000 batang yang terdiri dari 7.000 bibit tanaman asli TNGGP dan 3.000 bibit tanaman Multipurpose Tree Species (MPTS) ditanam pada lahan seluas 25 Ha, yang direncanakan akan diselesaikan sampai dengan hari Kamis, 10 Februari 2022. Blok Panyaung sendiri merupakan areal eks-PHBM (Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat) semasa pengelolaan Perum Perhutani sebelum diserahkan ke BBTNGGP, di mana sampai saat ini belum bisa direstorasi secara optimal.

Sebelumnya, Jumat (4/2/2022) diadakan Sosialisasi Teknis Penanaman bertempat di Pos Jaga Genteng Desa Ambarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Sesuai kesepakatan pada sosialisasi, penanaman dilakukan oleh para penggarap di lahan garapannya masing-masing.

Pembagian jatah bibit disesuaikan dengan luasan garapan yang dilakukan oleh masyarakat, yang membuat para penggarap antusias. Selain 7.000 bibit tanaman asli yang ditanam (ki sireum, janitri, dan lame), terdapat pula 3.000 bibit MPTS (salam, sukun, durian, rambutan, dan kemiri) yang akan ditanam di pinggir kawasan yang berbatasan langsung dengan lahan masyarakat (green belt). 

Keberadaan tanaman MPTS tersebut dapat dimanfaatkan hasilnya secara langsung oleh masyarakat tanpa merusak pohon intinya. Pohon yang di tanam saat ini memang tidak dapat langsung kita rasakan manfaatnya, namun akan menjadi tabungan di masa mendatang.

By Jamaludin Al Afghani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Menarik Lainnya