Menteri PPPA Dukung Transisi Ekosistem Kendaraan Listrik Otonom

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan

AKSIIKLIM.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menghadiri ekspo Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2022 dengan tema ‘Strengthening Autonomous Ecosystem’ di Jakarta Convention Center pada Jum’at (30/9). Menteri PPPA didampingi oleh Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Lenny N. Rosalin hadir untuk meninjau berbagai macam pameran inovasi electric vehicle atau kendaraan listrik yang kini perkembangannya mulai semakin pesat, mengapresiasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai salah satu inisiator kegiatan tersebut.

“Saya mengapresiasi BRIN yang sudah menginisasi ekspo IEMS 2022 ini sehingga kegiatan ini menjadi wadah bagi kita untuk mendukung berbagai macam inovasi dalam upaya pengalihan sumber daya bahan bakar minyak (BBM) menjadi energi listrik, terutama dalam perkembangan ekosistem kendaraan listrik otonom dan sistem transportasi terbaharui,” ujar Menteri PPPA.

BACA JUGA : Rayakan Hari Batik, Menteri PPPA Dukung Peran Perempuan Lestarikan Batik

Menteri PPPA mengemukakan, sektor transportasi merupakan salah satu penyumbang terbesar polusi udara kedua setelah sektor industri. Apalagi, berdasarkan Laporan Kualitas Udara Dunia IQAir pada tahun 2021, Indonesia merupakan negara dengan tingkat polusi udara tertinggi ke-17 di dunia, dan Jakarta menduduki kota paling berpolusi di Indonesia. Tingkat polusi yang tinggi tentu menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perubahan iklim, mulai dari cuaca ekstrim hingga kondisi buruk yang jika tidak ditangani dengan serius maka akan menjadi ancaman bagi kehidupan.

“Oleh karena itu kita perlu mendukung upaya peralihan ekosistem transportasi berbahan bakar minyak menuju kendaraan listrik yang ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan emisi atau nol emisi. Tentu saja, peralihan tersebut harus secara bertahap dan memperhatikan berbagai macam kondisi yang ada di Indonesia, seperti kebutuhan suplai energi listrik dan sistem pendukungnya,” tutur Menteri PPPA.

Lebih lanjut, Menteri PPPA mengungkapkan, perkembangan transisi ekosistem kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan elektrik sejalan dengan salah satu prioritas arahan Presiden Joko Widodo, yaitu peningkatan pemberdayaan perempuan dan kewirausahaan yang berspektif gender. Kini, sudah banyak perempuan yang menggeluti dunia Science, Technology, Engineering, and Math (STEM), salah satunya dunia otomotif dan menghasilkan berbagai macam karya yang patut untuk terus didukung dan dibanggakan. Selain itu, sektor transportasi dan otomotif pun kini mulai dipenuhi oleh perempuan.

“Mengacu pada laporan dari salah satu aplikasi penyedia kendaraan online, jumlah pengemudi perempuan meningkat pesat sepanjang tahun 2019-2022. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan di Indonesia kini sudah mulai berani merambah ke bidang pekerjaan yang dulunya hanya identik dengan laki-laki saja. Kehadiran kendaraan listrik tentu saja membantu perempuan, termasuk perempuan yang berprofesi sebagai pengemudi, karena tidak sedikit kendaraan listrik roda dua dan empat yang didesain seunik mungkin untuk mengakomodasi kebutuhan perempuan,” ungkap Menteri PPPA.

Menteri PPPA berharap, melalui ekspo tersebut dapat mengenalkan masyarakat akan potensi dan keunggulan dari kendaraan listrik serta membantu peralihan ekosistem kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik. Transisi tersebut secara perlahan-lahan dilanjutkan dengan pengembangan alat penunjang kehidupan sehari-hari yang ramah lingkungan untuk masa depan Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPPA melakukan test drive menggunakan kendaraan listrik roda empat dan roda dua yang ramah lingkungan dan tidak menghasilkan polusi udara serta suara.

By Adam Gumelar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Menarik Lainnya