BBKSDA Jatim dan ProFauna Patroli Bersama di Cagar Alam Pulau Sempu

Pewarta : Hari Purnomo | Editor : Nurul Ikhsan

Patroli bersama ini juga menjadi salah satu langkah membangun sinergi, meningkatkan keperdulian dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan, perlindungan dan pengamanan kawasan konservasi.

AKSIIKLIM.com, Jawa Timur – Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA Jatim) bersama ProFauna Indonesia melaksanakan kegiatan penjagaan dan patroli dalam upaya pencegahan kunjungan illegal, pencurian tumbuhan maupun perburuan satwa di Cagar Alam (CA) Pulau Sempu, 27-28 Maret 2021.

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari Perjanjian Kerjasama Penguatan fungsi melalui Perlindungan Kawasan dan Pengawetan Flora dan Fauna di Cagar alam Pulau Sempu antara Balai Besar KSDA Jawa Timur dan ProFauna Indonesia.

BACA JUGA : Tiga Ekor Harimau Sumatera Terekam Kamera di TN Bukit Tiga Puluh

Patroli yang dilakukan menggunakan Smart Patrol yang sangat efektif untuk memetakan sebaran keberadaan flora dan fauna di dalam kawasan, selain untuk mencegah terjadinya pelanggaran terhadap kawasan juga untuk meningkatkan kapasitas petugas. 

Dalam kegiatan ini tim dibagi menjadi 2 yaitu satu tim melakukan penjagaan di pos teluk semut dan satu tim bergerak menuju pada titik-titik kerawanan dengan metode smart patrol. Dimana patrol dilakukan pada jalur-jalur patrol yang sudah ada dan lokasi-lokasi yang merupakan titik-titik kerawanan pelanggaran

BACA JUGA : KLHK dan Polisi Sita Ratusan Satwa Burung Dilindungi di Bakauheni Lampung, Pelaku Ditahan

Patroli bersama ini juga menjadi salah satu langkah membangun sinergi, meningkatkan keperdulian dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan, perlindungan dan pengamanan kawasan konservasi. Serta mewujudkan Cagar Alam Pulau Sempu sebagai laboratorium alam dan kawasan perwakilan hutan tropis dataran rendah di Pulau Jawa yang masih terjaga.

Selama kegiatan patroli bersama, tim juga mengumpulkan data potensi keanekaragaman hayati, mencatat titik koordinat perjumpaan satwa dan temuan di lapangan untuk dilaporkan sebagai data base kawasan. Hasil perjumpaan antara lain: beberapa jenis burung diantaranya elang laut yang membangun sarang, sarang Cipoh kajat dan Sesap madu yang sedang memberi pakan anaknya, elang ular bido, kangkareng perut putih, Julang emas, dan cucak daun besar.

BACA JUGA : Pelayaran Riset Ekspedisi Indonesia Timur 2021, Menguak Arus Lintas Indonesia

Di lokasi lain juga dijumpai raja udang biru, raja udang meninting, cecakak jawa Srigunting kelabu, Beluk jampuk, Cinenen jawa, Takur tulung tumpuk, takur tenggeret, kuntul karang, sekelompok dara laut. Serta perjumpaan langsung mamalia antara lain ada 6 kelompok lutung jawa pada jalur yang dilewati, Kijang, Jelarang, dan Monyet ekor panjang. ***

By Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Menarik Lainnya