Konservasi

Menyongsong Kebangkitan Bambu Indonesia

Menyongsong Kebangkitan Bambu Indonesia

Pewarta : Djati Witjaksono Hadi | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com - Bambu Indonesia tengah memasuki episode baru. Sebuah dokumen strategi nasional (stranas) sedang disiapkan. Dokumen ini akan menjadi acuan bersama lintas sektor dan para pemangku kepentingan, dalam pengembangan bambu terintegrasi hulu-tengah-hilir di Indonesia. “Semoga penyusunan stranas ini menjadi momentum bagi kebangkitan bambu di Indonesia,” ujar, Dr. Agus Justianto, Kepala Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi (BLI), dalam sambutannya pada acara Focus Group Discussion (FGD) Draf Nol Stranas Bambu lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang dilaksanakan secara virtual, Jumat (15/4).  Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi KLHK memprakarsai penyusunan draf stranas tersebut.…
Lanjut Baca
Terjebak di Kolam Ikan, BBKSDA Riau Bersama Warga Evakuasi Tapir

Terjebak di Kolam Ikan, BBKSDA Riau Bersama Warga Evakuasi Tapir

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Pekanbaru - Pusat panggilan (call center) Balai Besar KSDA Riau pada Selasa (20/04/21) mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya Tapir yang terjebak masuk dalam kolam ikan Ibu Juleha di perumahan Cendrawasih, Jl. Garuda Sakti KM.3 Pekanbaru. Tim Rescue segera diturunkan untuk melakukan evakuasi. Tim Balai Besar KSDA Riau bersama dengan warga perumahan, aparat desa, Polisi  dan Babinsa mengevakuasi Tapir yang terjebak di kolam ikan semen berukuran sekitar 5 x 6 m dengan kedalaman sekitar 170 cm yang sedang dikosongkan namun terisi air. BACA JUGA : Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan…
Lanjut Baca
Gakkum KLHK dan Tim Gabungan Tangkap Dua Pelaku Penjual Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong di Pasaman

Gakkum KLHK dan Tim Gabungan Tangkap Dua Pelaku Penjual Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong di Pasaman

Pewarta : Adam Gumelar  | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Pasaman - Balai Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK Wilayah Sumatera bersama Polres Pasaman menahan RAL (59 tahun) dan JAN (44 tahun) yang diduga menjualbelikan sisik trenggiling dan paruh rangkong, di Pasaman, Sumatera Barat, (14/04). Saat ini, RAL, JAN dan barang bukti 35 kg sisik trenggiling serta 3 paruh rangkong diamankan di Polres Pasaman. BACA JUGA : Ular Sanca Batik Hasil Serahan Masyarakat Dilepasliarkan di TWA Danau Towuti MakassarOperasi penangkapan dimulai setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat mengenai dugaan penjualan bagian tubuh satwa dilindungi. Pukul 10.00 WIB, Tim Gabungan membuntuti RAL, kemudian sekitar…
Lanjut Baca
Balai Besar KSDA Sumatera Utara Menerima 2 Orangutan Dari BKSDA Jawa Tengah

Balai Besar KSDA Sumatera Utara Menerima 2 Orangutan Dari BKSDA Jawa Tengah

Pewarta : Evansus Renandi Manalu | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Medan - Balai Besar KSDA Sumatera Utara menerima sepasang Orangutan Sumatera (Pongo abelii), Asto (jantan) dan Asih (betina) dari Balai KSDA Jawa Tengah. Kedua orangutan yang masih belia diperkirakan berumur antara 2-5 tahun, diterbangkan dari bandara Ahmad Yani Semarang dan mendarat di bandara Kuala Namu Internasional, Deli Serdang, Sabtu 10 April 2021. BACA JUGA : Pemulihan Ekosistem di TN Meru Betiri Jember Melalui Sambung Srawung, Pantang Mundur Sakdurung Tandur Keterangan yang disampaikan Kepala Balai KSDA Jawa Tengah Darmanto, ia mengatakan, kedua orangutan yang dilindungi tersebut merupakan penyerahan masyarakat di Bandungan,…
Lanjut Baca
Pemulihan Ekosistem di TN Meru Betiri Jember Melalui Sambung Srawung, Pantang Mundur Sakdurung Tandur

Pemulihan Ekosistem di TN Meru Betiri Jember Melalui Sambung Srawung, Pantang Mundur Sakdurung Tandur

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Jember - Peran masyarakat sangat penting dalam mendukung pelestarian kawasan hutan. Dampak dari kerusakan hutan yang terjadi dapat menimbulkan ancaman terjadinya bencana berupa banjir, longsor, dan kekeringan saat musim kemarau. Langkah penanggulangan kawasan yang terdegradasi tersebut Balai Taman Nasional (TN) Meru Betiri telah melakukan upaya kegiatan Pemulihan Ekosistem berbasis masyarakat melalui kemitraan konservasi seluas 1.000 hektar. BACA JUGA : Kelahiran Elang Jawa Prawara TN Halimun Salak, Sang Penerus Penguasa Tahta Langit Selain itu TN Meru Betiri juga melakukan kegiatan dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat yang dilakukan pada 10 (sepuluh) Desa…
Lanjut Baca
Kelahiran Elang Jawa Prawara TN Halimun Salak, Sang Penerus Penguasa Tahta Langit

Kelahiran Elang Jawa Prawara TN Halimun Salak, Sang Penerus Penguasa Tahta Langit

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Pada awal April 2021, telah lahir Sang Penerus Penguasa Tahta Langit, yaitu seekor anak elang Jawa (Nisaetus bartelsi) di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi. Garuda Kecil/Muda yang baru lahir itu diberi nama “PRAWARA” yang dalam bahasa Sansekerta berarti paling terkemuka. Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) pada Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Wardi Septiana menjelaskan, kelahiran ini memang secara khusus dan rutin dipantau oleh tim monitoring Elang Jawa Balai TNGHS sejak bulan Desember 2020. Setiap aktivitas dari pasangan Elang Jawa ini direkam, dari mulai penataan sarang, pengeraman telur, dan…
Lanjut Baca
Ular Sanca Batik Hasil Serahan Masyarakat Dilepasliarkan di TWA Danau Towuti Makassar

Ular Sanca Batik Hasil Serahan Masyarakat Dilepasliarkan di TWA Danau Towuti Makassar

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Makassar - Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Regu Anoa Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 2 Malili Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan bersama anggota Masyarakat Mitra Polhut (MMP) M. Jafar melakukan rilis satwa atau pelepasliaran satwa ke habitatnya pada Sabtu (17/04/2021). Kali ini lokasi pelepasliaran di Taman Wisata Alam (TWA) Danau Towuti Kabupaten Luwu Timur dengan jenis satwa yang dilepasliarkan yaitu 1 ekor ular Sanca Batik (Malayiphyton reticulatus) dengan panjang 4 meter. BACA JUGA : Menelusuri Sarang Orangutan di Taman Nasional Gunung Palung Proses pelepasliaran dilakukan menggunakan speed boat di kawasan TWA Danau Towuti,…
Lanjut Baca
Mitigasi Konflik Gajah Sumatera di Kec. Payung Sekaki Kota Pekanbaru

Mitigasi Konflik Gajah Sumatera di Kec. Payung Sekaki Kota Pekanbaru

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Pekanbaru - Konflik Gajah Sumatera terjadi di Jalan Riau Baru, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Tim dari BKDA Riau melakukan koordinasi dengan Ketua RT 06 dan warga setempat. Kemudian tim melakukan pengecekan dan penyisiran ke lokasi kejadian di wilayah RT 06. Dalam proses penyisiran tersebut, dijumpai tanaman kelapa sawit warga yang dirusak kawanan Gajah liar. BACA JUGA : BKSDA Maluku Lepasliarkan 199 Ekor Satwa di Dua Lokas Tim berjibaku bersama warga setempat melakukan penyisiran dengan mengikuti jejak Gajah liar. Dari jejak yang dijumpai di lokasi, kawanan Gajah…
Lanjut Baca
Taman Nasional Taka Bonerate Lakukan Inventarisasi Burung Pantai

Taman Nasional Taka Bonerate Lakukan Inventarisasi Burung Pantai

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Benteng - Balai Taman Nasional Taka Bonerate telah melakukan kegiatan Inventarisasi Burung Pantai/Burung Laut di Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Tarupa. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 6 s.d 12 April 2021. Kegiatan inventarisasi dalam wilayah SPTN Wilayah I Tarupa ini dilakukan di beberapa lokasi yaitu Latondu Kecil, Latondu Besar, Bunging Tinabo, Tinabo Kecil, Tinabo Besar, Tinanja, Tarupa Kecil, dan Pulau Belang-Belang. BACA JUGA : BKSDA Maluku Lepasliarkan 199 Ekor Satwa di Dua Lokasi “Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyediakan data potensi jenis burung pantai/burung laut di TN Taka…
Lanjut Baca
BKSDA Maluku Lepasliarkan 199 Ekor Satwa di Dua Lokasi

BKSDA Maluku Lepasliarkan 199 Ekor Satwa di Dua Lokasi

Pewarta : Meity Pattipawaej | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Ambon - Balai KSDA Maluku melakukan pelepasliaran satwa liar dilindungi di dua lokasi yang berbeda, yaitu Suaka Alam (SA) Gunung Sahuwai-Taman Jaya, Desa Piru, Kec. Seram Barat, Kab. Seram Bagian Barat dan Suka Alam Sungai Nief, Desa Dawang, Kec. Teluk Waru, Kab. Seram Bagian Timur pada Selasa (6/04/21). BACA JUGA : FIA Unilak Teken PKS Perubahan Iklim, Menteri LHK: Rintisan Akan Terus MeluasSatwa yang dilepasliarkan di SA Gunung Sahuwai sebanyak 199 ekor, dengan rincian 146 ekor Perkici Pelangi (Trichoglossus haematodus); 53 ekor Nuri Maluku (Eos bornea). Sedangkan satwa yg dilepaskan…
Lanjut Baca