Bencana

Minimalkan Korban, Badan Geologi Lakukan Mitigasi Bencana Geologi

Minimalkan Korban, Badan Geologi Lakukan Mitigasi Bencana Geologi

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), selain melaksanakan kegiatan penyelidikan dan pelayanan di bidang esdm, juga melakukan kegiatan mitigasi bencana geologi. Dalam enam bulan pertama tahun 2022, Badan Geologi telah memberikan berbagai rekomendasi kepada Pemerintah Daerah terkait potensi-potensi kebencanaan, baik letusan gunungapi, gerakan tanah, gempa bumi, dan tsunami. Sekretaris Badan Geologi Ediar Usman mengatakan, bahwa untuk melakukan mitigasi kebencanaan geologi, Badan Geologi melakukan pemantauan visual dan instrumental terhadap letusan gunungapi dan gerakan tanah. Sementara untuk potensi gempa bumi dan tsunami, Badan Geologi bekerja sama dengan Badan…
Lanjut Baca
BPBD Lakukan Upaya Penanganan Banjir di Maybrat Papua Barat

BPBD Lakukan Upaya Penanganan Banjir di Maybrat Papua Barat

Pewarta : Jamaludin Al Afghani | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Papua Barat - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maybrat melakukan upaya penanganan banjir yang melanda wilayah Maybrat, Provinsi Papua Barat, pada Jumat (22/7) pukul 20.00 WIT. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras yang menyebabkan peningkatan debit air hingga meluapnya Sungai Asen yang masuk ke pemukiman warga. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan, banjir berdampak pada 36 KK yang bermukim di Kampung Sidi, Kampung Sire, Kampung Sabes, Kampung Sire Timur dan Kampung Renis yang terletak di Distrik Mare Selatan, Desa Sidi. BACA JUGA : Banjir Satu Desa di Luwu…
Lanjut Baca
Banjir Satu Desa di Luwu Utara Surut

Banjir Satu Desa di Luwu Utara Surut

Pewarta : Jamaludin Al Afghani | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Sulsel - Pasca hujan intensitas sedang hingga lebat di area hulu Sungai Baliase, debit air naik dan meluap hingga merendam satu desa di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis lalu (22/7), pukul 22.00 WIT. Pantauan hari ini, Minggu (24/7), banjir sudah surut.  Kondisi hujan yang mereda mendukung surutnya genangan di desa terdampak. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat peristiwa tersebut terjadi di Desa Hasana, Kecamatan Mappadeceng. Sebanyak 10 rumah, satu pasar dan dua unit fasilitas pendidikan terendam banjir dengan tinggi muka air kurang lebih 50 sentimeter. BACA JUGA…
Lanjut Baca
BPBD Aceh Tengah Berhasil Padamkan 3 Hektar Lahan Terbakar

BPBD Aceh Tengah Berhasil Padamkan 3 Hektar Lahan Terbakar

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Aceh - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan seluas tiga hektar pada Rabu (20/7), pukul 23.05 waktu setempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, peristiwa yang terjadi di Desa Mendale, Kecamatan Kebanyakan, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, tersebut berhasil dipadamkan setelah satu jam penanganan. BACA JUGA : Api Bakar Hutan dan Lahan Beberapa Gampong Aceh Selatan BPBD turut mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari posko induk guna mempercepat proses pemadaman titik api. Tidak ada laporan korban…
Lanjut Baca
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Radius Bahaya 2 KM dari Kawah Aktif

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Radius Bahaya 2 KM dari Kawah Aktif

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Bandung - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatu dalam radius 2 kilometer (km) dari kawah aktif, akibat kejadian erupsi pada hari ini, Jumat (4/2). Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono menyampaikan bahwa telah teramati letusan di Gunung Anak Krakatau sebanyak 9 kali dengan tinggi kolom abu berkisar antara 800-1000 meter di atas puncak dan warna kolom kelabu-hitam tebal."Sehubungan dengan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau berada pada Level II (Waspada), kami merekomendasikan agar masyarakat tidak diperbolehkan mendekati Gunung Krakatau…
Lanjut Baca
Balai TN Tesso Nilo Bersama Tim Terpadu Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan

Balai TN Tesso Nilo Bersama Tim Terpadu Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Lubuk Kembang Bunga (LKB) - Brigade pengendalian kebakaran hutan (brigdalkarhut) Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) bersama dengan tim terpadu berhasil padamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area Resort Lancang Kuning Air Sawan Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga (LKB), Selasa (27/7/21). BACA JUGA : Ministerial Meeting COP26 Glasgow dan Kesiapan Indonesia Tim terpadu yang terdiri dari Brigdalkarhut Balai TN Tesso Nilo, Personil Polri, TNI, masyarakat peduli api (MPA) dan PT. RAPP ini secara sigap padamkan lahan terbakar seluas sekitar 6 Ha. Pemadaman ini dilakukan setelah…
Lanjut Baca
KLHK: Bukan Soal Luas Hutan Banjir Kalsel Karena Anomali Cuaca

KLHK: Bukan Soal Luas Hutan Banjir Kalsel Karena Anomali Cuaca

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Nurul Ikhsan Aksiiklim.com – Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), MR Karliansyah menegaskan, banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan disebabkan oleh anomali cuaca dan bukan soal luas hutan di DAS Barito wilayah Kalsel. DAS Barito Kalsel  seluas 1,8  juta hektar hanya merupakan sebagian dari DAS Barito Kalimantan seluas 6,2 juta hektar. DAS Barito Kalsel secara kewilayahan hanya mencakup 39,3% Persen kawasan hutan dan 60,7% persen Areal  Penggunaan Lain (APL) bukan hutan. Kondisi  wilayah DAS Barito Kalsel tidak sama dengan  DAS Barito Kalimantan secara keseluruhan. Sangat…
Lanjut Baca