KLHK

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Satwa Dilindungi di Bali

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Satwa Dilindungi di Bali

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Bali - Tim Operasi Gabungan Balai Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Wilayah Jawa Bali dan Nusa Tenggara (Jabalnusra) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Polda Bali dan TNI berhasil menyita 24 ekor burung tergolong jenis yang dilindungi, dan mengamankan sdr. INS (47), di Desa Jln Kartika Plasa, GG Manga BR Anyar, Kuta, Bali, 21 April 2021. Burung-burung yang disita: 2 ekor kakatua seram, 8 ekor kakatua putih jambul kuning, 7 ekor nuri bayam, 2 ekor nuri kepala hitam, 3 ekor jalak putih, 2 ekor jalak bali.…
Lanjut Baca
Indonesia Persiapkan Negosiator Handal Hadapi Perundingan COP25 UNFCCC

Indonesia Persiapkan Negosiator Handal Hadapi Perundingan COP25 UNFCCC

Pewarta : Irwan Adhi Husada  | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Menghadapi the Twenty Sixth of the Conference of the Parties to the UNFCCC (COP26 UNFCCC), Indonesia berada pada posisi leading by example. Artinya Indonesia hadir pada forum tersebut dengan membawa capaian-capaian yang telah dilakukan Indonesia dalam pengendalian perubahan iklim. "Dalam negosiasi-negosiasi perubahan iklim ke depan, dengan berbasis bukti ilmiah dan praktik di lapangan, saatnya kita menyampaikan apa yang sudah kita lakukan, dan mengajak dunia untuk melakukan hal yang sama," ujar Wamen LHK Alue Dohong, saat memberikan sambutan pada penutupan kegiatan Peningkatan Negosiator Perubahan Iklim Angkatan I Tingkat Mahir,…
Lanjut Baca
Gakkum KLHK dan Tim Gabungan Tangkap Dua Pelaku Penjual Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong di Pasaman

Gakkum KLHK dan Tim Gabungan Tangkap Dua Pelaku Penjual Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong di Pasaman

Pewarta : Adam Gumelar  | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Pasaman - Balai Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK Wilayah Sumatera bersama Polres Pasaman menahan RAL (59 tahun) dan JAN (44 tahun) yang diduga menjualbelikan sisik trenggiling dan paruh rangkong, di Pasaman, Sumatera Barat, (14/04). Saat ini, RAL, JAN dan barang bukti 35 kg sisik trenggiling serta 3 paruh rangkong diamankan di Polres Pasaman. BACA JUGA : Ular Sanca Batik Hasil Serahan Masyarakat Dilepasliarkan di TWA Danau Towuti MakassarOperasi penangkapan dimulai setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat mengenai dugaan penjualan bagian tubuh satwa dilindungi. Pukul 10.00 WIB, Tim Gabungan membuntuti RAL, kemudian sekitar…
Lanjut Baca
Pemulihan Ekosistem di TN Meru Betiri Jember Melalui Sambung Srawung, Pantang Mundur Sakdurung Tandur

Pemulihan Ekosistem di TN Meru Betiri Jember Melalui Sambung Srawung, Pantang Mundur Sakdurung Tandur

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Jember - Peran masyarakat sangat penting dalam mendukung pelestarian kawasan hutan. Dampak dari kerusakan hutan yang terjadi dapat menimbulkan ancaman terjadinya bencana berupa banjir, longsor, dan kekeringan saat musim kemarau. Langkah penanggulangan kawasan yang terdegradasi tersebut Balai Taman Nasional (TN) Meru Betiri telah melakukan upaya kegiatan Pemulihan Ekosistem berbasis masyarakat melalui kemitraan konservasi seluas 1.000 hektar. BACA JUGA : Kelahiran Elang Jawa Prawara TN Halimun Salak, Sang Penerus Penguasa Tahta Langit Selain itu TN Meru Betiri juga melakukan kegiatan dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat yang dilakukan pada 10 (sepuluh) Desa…
Lanjut Baca
Mitigasi Konflik Gajah Sumatera di Kec. Payung Sekaki Kota Pekanbaru

Mitigasi Konflik Gajah Sumatera di Kec. Payung Sekaki Kota Pekanbaru

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Pekanbaru - Konflik Gajah Sumatera terjadi di Jalan Riau Baru, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Tim dari BKDA Riau melakukan koordinasi dengan Ketua RT 06 dan warga setempat. Kemudian tim melakukan pengecekan dan penyisiran ke lokasi kejadian di wilayah RT 06. Dalam proses penyisiran tersebut, dijumpai tanaman kelapa sawit warga yang dirusak kawanan Gajah liar. BACA JUGA : BKSDA Maluku Lepasliarkan 199 Ekor Satwa di Dua Lokas Tim berjibaku bersama warga setempat melakukan penyisiran dengan mengikuti jejak Gajah liar. Dari jejak yang dijumpai di lokasi, kawanan Gajah…
Lanjut Baca
Taman Nasional Taka Bonerate Lakukan Inventarisasi Burung Pantai

Taman Nasional Taka Bonerate Lakukan Inventarisasi Burung Pantai

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Benteng - Balai Taman Nasional Taka Bonerate telah melakukan kegiatan Inventarisasi Burung Pantai/Burung Laut di Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Tarupa. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 6 s.d 12 April 2021. Kegiatan inventarisasi dalam wilayah SPTN Wilayah I Tarupa ini dilakukan di beberapa lokasi yaitu Latondu Kecil, Latondu Besar, Bunging Tinabo, Tinabo Kecil, Tinabo Besar, Tinanja, Tarupa Kecil, dan Pulau Belang-Belang. BACA JUGA : BKSDA Maluku Lepasliarkan 199 Ekor Satwa di Dua Lokasi “Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyediakan data potensi jenis burung pantai/burung laut di TN Taka…
Lanjut Baca
Menelusuri Sarang Orangutan di Taman Nasional Gunung Palung

Menelusuri Sarang Orangutan di Taman Nasional Gunung Palung

Pewarta : Siti Roqayah | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com , Kayong Utara - Untuk mengetahui keberadaan Orangutan di lokasi Hutan Rawa Gambut yang termasuk ke dalam wilayah desa Sedahan Jaya Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara pada tanggal 17 Maret sampai dengan 24 Maret 2021, tim Pengendali Ekosistem Hutan Balai Taman Nasional Gunung Palung beserta masyarakat melakukan monitoring populasi Orangutan di lokasi tersebut. Adapun metode yang digunakan adalah metode Line transect survey. Jumlah transek sebanyak 4 pada masing-masing transek dengan panjang transek 1 km dan lebar antar transek 200 m. Foto : Yayasan Palung BACA JUGA : FIA Unilak Teken PKS Perubahan…
Lanjut Baca
FIA Unilak Teken PKS Perubahan Iklim, Menteri LHK: Rintisan Akan Terus Meluas

FIA Unilak Teken PKS Perubahan Iklim, Menteri LHK: Rintisan Akan Terus Meluas

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com - Bentuk komitmen kerja kolaborasi multipihak dalam mengatasi perubahan iklim, Sabtu (10/4/2021) ditandatangani Perjanjian Kerjasama antara Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen PPI KLHK) dengan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Lancang Kuning (FIA Unilak) Pekanbaru. Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar dan Wakil Menteri LHK Alue Dohong, ikut menyaksikan penandatanganan yang dilakukan oleh Sesditjen PPI KLHK, Novia Widyaningtyas, dan Dekan FIA Unilak Alexsander Yandra, di Hotel The Premiere, Pekanbaru. Selain itu turut hadir Staff Ahli Menteri LHK, Prof. Winarni Monoarfa, Tenaga Ahli Menteri LHK Afni Zulkifli, Bupati Siak…
Lanjut Baca
Hulu Sungai Musi Miliki Bahaya Erosi, Riset Tawarkan Solusi

Hulu Sungai Musi Miliki Bahaya Erosi, Riset Tawarkan Solusi

Pewarta : Indah Rahmawati | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Sebagian wilayah hulu Sungai Musi tepatnya pada Sub DAS Perapau di Sumatera Selatan terindikasi memiliki tingkat bahaya erosi (TBE) sangat berat. Untuk solusinya, Kunarso dan Syabana, dari hasil risetnya menawarkan rekomendasi arahan konservasi tanah secara vegetatif dan mekanis, sebagaimana dirilis dalam Jurnal Penelitian Kehutanan Sumatrana Volume 2 Nomor 1 Tahun 2018.  Tindakan konservasi secara vegetatif dengan skenario penghutanan kembali dan agroforestri (skenario 1) mampu menurunkan luas area kelas TBE sangat berat sebesar 42,6%, sedangkan skenario kedua yaitu penerapan konservasi tanah dengan pembuatan teras mampu menurunkan luas kelas TBE sangat berat sebesar…
Lanjut Baca
Dirawat Sejak Anakan, Elang Ular Bido Hasil Evakuasi BBKSDA Sumut Tidak Bisa Terbang

Dirawat Sejak Anakan, Elang Ular Bido Hasil Evakuasi BBKSDA Sumut Tidak Bisa Terbang

Pewarta : M Iqbal Ali Nasution | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Bermula pada April 2020, Daniel Bangun menemukan satu ekor anakan burung yang tidak diketahui jenisnya di tempat kerja yang bersangkutan di Provinsi Riau. Kemudian burung tersebut dibawa pulang ke Langkat Sumatera Utara dan dipelihara di rumahnya. BACA JUGA : Gender, Konservasi Lingkungan dan Perubahan Iklim Hari berganti hari, setelah kurang lebih 1 tahun dan sudah mulai tumbuh bulu-bulu pada burung, Daniel mencari informasi jenis burung apa yang telah ditemukannya. Ternyata burung yang ditemukan dan dipeliharanya adalah burung Elang Ular Bido (Spilornis cheela). BACA JUGA : BBKSDA Jawa…
Lanjut Baca