Blog

Pemerintah Pusat Apresiasi Revisi Renaksi DAS Citarum

Pemerintah Pusat Apresiasi Revisi Renaksi DAS Citarum

Pewarta : Adam Gumelar| Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Pemerintah Pusat mengapresiasi Pemda Provinsi Jawa Barat – Satgas PPK DAS Citarum yang tetap berkomitmen menyelamatkan Sungai Citarum di tengah berbagai keterbatasan akibat pandemi COVID-19.  Alih-alih membekukan kegiatan karena pengalihan anggaran ke pos-pos penanganan COVID-19, Satgas merevisi rencana aksi sehingga komitmen pelestarian Citarum yang merupakan program prioritas nasional tetap berjalan, meski diakui jadi lebih lambat karena pandemi.  Asisten Deputi Pengelolaan Sampah dan Limbah Kementerian Kordinator Maritim dan Investasi Rofi Alhanif merasa puas karena Satgas telah menuntaskan revisi rencana aksi (renaksi) Citarum. Pergub 28/2019 tentang Rencana Aksi Pengendalilan Pencemaran dan Kerusakan…
Lanjut Baca
BKSDA Sumbar Ungkap Perdagangan Bagian Tubuh Harimau

BKSDA Sumbar Ungkap Perdagangan Bagian Tubuh Harimau

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Sumbar - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Pasaman Barat mengungkap perbuatan tindak pidana perniagaan bagian-bagian tubuh satwa dilindungi berupa rangka tulang satwa Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) pada Jumat siang (20/8) di sebuah kafe yang berada di Nagari Ujung Gading, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat.  BACA JUGA : KLHK Berikan Penghargaan Pemenang Lomba dan Apresiasi Teladan Wana Lestari Tahun 2021 Bersama pelaku D (46) warga Sibolga dan FN (54) warga Ujung Gading, Pasaman Barat turut diamankan satu set tulang belulang Harimau…
Lanjut Baca
KLHK Berikan Penghargaan Pemenang Lomba dan Apresiasi Teladan Wana Lestari Tahun 2021

KLHK Berikan Penghargaan Pemenang Lomba dan Apresiasi Teladan Wana Lestari Tahun 2021

Pewarta : Heri Taufik | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan penghargaan bagi Pemenang Lomba dan Apresiasi Wana Lestari Tahun 2021 di Jakarta. Mengingat situasi pandemi Covid-19 acara tahunan kali ini diselenggarakan secara virtual melalui telekonferensi, (19/8/2021). Lomba Wana Lestari diselenggarakan sebagai suatu metode penyuluhan yang dilaksanakan untuk menilai prestasi perorangan, kelompok atau aparatur pemerintah dalam memberdayakan dan mengubah perilaku masyarakat di bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Sedangkan Apresiasi Wana Lestari merupakan penilaian prestasi yang dicapai berdasarkan inisiatif dan partisipasi dalam pelaksanaan tugas di bidang lingkungan hidup dan kehutanan. BACA JUGA : Tradisi…
Lanjut Baca
Tradisi Baru, Menteri LHK Beri Penghargaan Pejuang Lingkungan dan Kehutanan

Tradisi Baru, Menteri LHK Beri Penghargaan Pejuang Lingkungan dan Kehutanan

Pewarta : Heri Taufik | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya dengan mata yang berkaca-kaca menyaksikan tayangan profil rekan-rekannya dalam pelestarian lingkungan hidup dan kehutanan, yang telah terlebih dahulu wafat. Dalam acara “Doa untuk Sahabat dan Penghargaan kepada Pejuang Lingkungan Hidup dan Kehutanan” pada Kamis, (19/08/2021). Menteri Siti beserta seluruh jajaran pejabat Kementerian LHK mengenang dan mendoakan para aktivis, pejuang dan inovator lingkungan hidup dan kehutanan. BACA JUGA : KLHK Berikan Penghargaan Pemenang Lomba dan Apresiasi Teladan Wana Lestari Tahun 2021 Beberapa pejuang lingkungan tersebut adalah:(1) Emmy Hafild, Aktivis Lingkungan Hidup (1958-2021);(2)…
Lanjut Baca
Balai TN Tesso Nilo Bersama Tim Terpadu Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan

Balai TN Tesso Nilo Bersama Tim Terpadu Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Lubuk Kembang Bunga (LKB) - Brigade pengendalian kebakaran hutan (brigdalkarhut) Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) bersama dengan tim terpadu berhasil padamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area Resort Lancang Kuning Air Sawan Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga (LKB), Selasa (27/7/21). BACA JUGA : Ministerial Meeting COP26 Glasgow dan Kesiapan Indonesia Tim terpadu yang terdiri dari Brigdalkarhut Balai TN Tesso Nilo, Personil Polri, TNI, masyarakat peduli api (MPA) dan PT. RAPP ini secara sigap padamkan lahan terbakar seluas sekitar 6 Ha. Pemadaman ini dilakukan setelah…
Lanjut Baca
Ministerial Meeting COP26 Glasgow dan Kesiapan Indonesia

Ministerial Meeting COP26 Glasgow dan Kesiapan Indonesia

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya  memimpin DELRI memberikan pandangan materi-materi krusial COP26 Glasgow pada pertemuan The July Ministerial Meeting COP26 UNFCCC, Minggu-Senin (25-26 Juli 2021) lalu. Pertemuan yang diselenggarakan secara hybrid oleh Pemerintah Inggris selaku Tuan Rumah COP26 UNFCCC ini, bertujuan memberikan kesempatan kepada para Menteri Lingkungan Hidup dari negara-negara pihak UNFCCC, untuk berkumpul dan membahas penyelesaian poin-poin krusial untuk disepakati dalam COP26 yang dijadwalkan digelar bulan November nanti di Glasgow. BACA JUGA : Kembali ke Habitat, Puluhan Satwa Endemik Papua Dipulangkan dari Jogyakarta dan…
Lanjut Baca
Kembali ke Habitat, Puluhan Satwa Endemik Papua Dipulangkan dari Jogyakarta dan Jakarta

Kembali ke Habitat, Puluhan Satwa Endemik Papua Dipulangkan dari Jogyakarta dan Jakarta

Pewarta : Irwan Adhi Husada  | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Jayapura - Balai Besar KSDA Papua menerima translokasi satwa tahap ketiga dari BKSDA DKI Jakarta dan BKSDA Yogyakarta. Satwa-satwa tersebut tiba di Bandar Udara Internasional Dortheys Hiyo Eluay pada Kamis (29/07). Translokasi satwa ini merupakan rangkaian Road to Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2021. Satwa translokasi dari Yogyakarta sebanyak 25 ekor, terdiri atas 2 ekor kasuari gelambir ganda (Casuarius casuarius), 20 ekor kura-kura moncong babi (Carettochelys insculpta), 2 ekor buaya irian (Crocodylus novaeguineae), dan 1 ekor cenderawasih kuning kecil (Paradisaea minor). Sementara satwa translokasi dari DKI Jakarta sebanyak 30 ekor, terdiri…
Lanjut Baca
Terendah di ASEAN, Sektor Kelistrikan RI Sumbang Emisi 14% dari Total Nasional

Terendah di ASEAN, Sektor Kelistrikan RI Sumbang Emisi 14% dari Total Nasional

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - PT PLN (Persero) melihat bahwa keandalan teknologi akan sangat menentukan upaya menuju Nol Emisi Karbon. Tren 3D atau Dekarbonisasi, Desentralisasi dan Digitalisasi turut mempengaruhi berbagai perencanaan dan strategi menuju 2060 mendatang. Masa di mana PLN menargetkan Netral Karbon dapat diwujudkan dari proses bertahap. Sehingga dukungan teknologi disebut menentukan. Zulkifli Zaini, Direktur Utama PLN dalam Pekan Inovasi Energi Baru dan Terbarukan Indonesia yang digelar oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengungkapkan saat ini di tengah perkembangan teknologi, pihaknya terus mendorong pengurangan efek gas rumah kaca lewat berbagai cara. BACA…
Lanjut Baca
Pertamina Gandeng Masyarakat Ciptakan Kampung Iklim, 5 Lolos Verifikasi

Pertamina Gandeng Masyarakat Ciptakan Kampung Iklim, 5 Lolos Verifikasi

Pewarta : Jamaludin Al Afghani | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Dalam rangka mendukung keberhasilan program pemerintah tentang Kampung Iklim yang merupakan gerakan nasional pengendalian perubahan iklim berbasis masyarakat, Kilang Pertamina Plaju antusias menggandeng Kecamatan Plaju dan masyarakat ring 1 untuk menciptakan Kampung iklim. Dengan semangat ini, 5 dari 11 Binaan Kilang Pertamina Plaju berhasil melaju ke tahap berikutnya, yaitu verifikasi lapangan. Program Kampung Iklim adalah Program Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kegiatan ini memiliki upaya tahapan kegiatan yang berupa adaptasi, mitigasi, dan kelembagaan pada masyarakat.  Verifikasi lapangan ini berlangsung dari 26 Juli - 29…
Lanjut Baca
Pulihkan Ekonomi Masa Pandemi, KKP Segera Rehabilitasi 6 Kawasan Mangrove

Pulihkan Ekonomi Masa Pandemi, KKP Segera Rehabilitasi 6 Kawasan Mangrove

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com - Bertepatan dengan Hari Mangrove Sedunia pada tanggal 26 Juli, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) segera melaksanakan kegiatan rehabilitasi kawasan mangrove. Rehabilitasi mangrove akan dilaksanakan di 6 lokasi di wilayah Pulau Jawa yaitu Kabupaten Pemalang, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Kebumen, dengan total luas area tanam mencapai 223 hektare. Hal ini disampaikan oleh Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Hendra Yusran Siry di Jakarta sekaligus menuturkan alasan dipilihnya lokasi di wilayah Pulau Jawa. "Pulau Jawa menjadi sasaran…
Lanjut Baca
WAHMI Lebak Kritisi Dugaan Limbah Cair dari PT Cemindo Gemilang Cemari Budidaya Ikan dan Sawah di Bayah

WAHMI Lebak Kritisi Dugaan Limbah Cair dari PT Cemindo Gemilang Cemari Budidaya Ikan dan Sawah di Bayah

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Lebak - Pencemaran lingkungan dari limbah yang berasal dari industri masih kerap terjadi diberbagai daerah. Seperti terjadi di Kabupaten Lebak, limbah cair yang disinyalir berasal dari dari pabrik Semen Merah Putih PT Cemindo Gemilang mencemari usaha bubidaya ikan mas di Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Sebelumnya, sempat viral di media sosial sebuah video yang merekam limbah cair mengalir di area pesawahan milik warga. Warga mengkhawatirkan limbah bisa membunuh usaha budidaya ikan, dan mencemari komoditi pertanian yang ditanam warga. Warga juga resah jika limbah bisa berakibat munculnya penyakit. BACA JUGA…
Lanjut Baca
Pacu Daya Saing, Kemenperin Dorong Produsen Batik Terapkan Industri Hijau

Pacu Daya Saing, Kemenperin Dorong Produsen Batik Terapkan Industri Hijau

Pewarta : Rizky Suhartono | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com - Kementerian Perindustrian terus memacu pengembangan industri batik nasional agar lebih berdaya saing global, termasuk mendorong untuk penerapan industri hijau. Langkah strategis yang perlu dijalankan antara lain mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya lokal terbarukan serta melakukan efisiensi energi dalam proses produksinya. “Kami memang menekankan kepada pelaku industri tentang pentingnya melakukan pengelolaan limbah industri yang dihasilkan agar tidak merusak ekosistem lingkungan. Hal ini merupakan wujud nyata dalam implementasi industri hijau,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Jumat (23/4). Sejalan dengan arahan Menperin tersebut, satuan kerja di bawah binaan Badan…
Lanjut Baca
Menyongsong Kebangkitan Bambu Indonesia

Menyongsong Kebangkitan Bambu Indonesia

Pewarta : Djati Witjaksono Hadi | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com - Bambu Indonesia tengah memasuki episode baru. Sebuah dokumen strategi nasional (stranas) sedang disiapkan. Dokumen ini akan menjadi acuan bersama lintas sektor dan para pemangku kepentingan, dalam pengembangan bambu terintegrasi hulu-tengah-hilir di Indonesia. “Semoga penyusunan stranas ini menjadi momentum bagi kebangkitan bambu di Indonesia,” ujar, Dr. Agus Justianto, Kepala Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi (BLI), dalam sambutannya pada acara Focus Group Discussion (FGD) Draf Nol Stranas Bambu lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang dilaksanakan secara virtual, Jumat (15/4).  Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi KLHK memprakarsai penyusunan draf stranas tersebut.…
Lanjut Baca
Terjebak di Kolam Ikan, BBKSDA Riau Bersama Warga Evakuasi Tapir

Terjebak di Kolam Ikan, BBKSDA Riau Bersama Warga Evakuasi Tapir

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Pekanbaru - Pusat panggilan (call center) Balai Besar KSDA Riau pada Selasa (20/04/21) mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya Tapir yang terjebak masuk dalam kolam ikan Ibu Juleha di perumahan Cendrawasih, Jl. Garuda Sakti KM.3 Pekanbaru. Tim Rescue segera diturunkan untuk melakukan evakuasi. Tim Balai Besar KSDA Riau bersama dengan warga perumahan, aparat desa, Polisi  dan Babinsa mengevakuasi Tapir yang terjebak di kolam ikan semen berukuran sekitar 5 x 6 m dengan kedalaman sekitar 170 cm yang sedang dikosongkan namun terisi air. BACA JUGA : Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan…
Lanjut Baca
Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Satwa Dilindungi di Bali

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Satwa Dilindungi di Bali

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Bali - Tim Operasi Gabungan Balai Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Wilayah Jawa Bali dan Nusa Tenggara (Jabalnusra) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Polda Bali dan TNI berhasil menyita 24 ekor burung tergolong jenis yang dilindungi, dan mengamankan sdr. INS (47), di Desa Jln Kartika Plasa, GG Manga BR Anyar, Kuta, Bali, 21 April 2021. Burung-burung yang disita: 2 ekor kakatua seram, 8 ekor kakatua putih jambul kuning, 7 ekor nuri bayam, 2 ekor nuri kepala hitam, 3 ekor jalak putih, 2 ekor jalak bali.…
Lanjut Baca
Indonesia Persiapkan Negosiator Handal Hadapi Perundingan COP25 UNFCCC

Indonesia Persiapkan Negosiator Handal Hadapi Perundingan COP25 UNFCCC

Pewarta : Irwan Adhi Husada  | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Menghadapi the Twenty Sixth of the Conference of the Parties to the UNFCCC (COP26 UNFCCC), Indonesia berada pada posisi leading by example. Artinya Indonesia hadir pada forum tersebut dengan membawa capaian-capaian yang telah dilakukan Indonesia dalam pengendalian perubahan iklim. "Dalam negosiasi-negosiasi perubahan iklim ke depan, dengan berbasis bukti ilmiah dan praktik di lapangan, saatnya kita menyampaikan apa yang sudah kita lakukan, dan mengajak dunia untuk melakukan hal yang sama," ujar Wamen LHK Alue Dohong, saat memberikan sambutan pada penutupan kegiatan Peningkatan Negosiator Perubahan Iklim Angkatan I Tingkat Mahir,…
Lanjut Baca
Gakkum KLHK dan Tim Gabungan Tangkap Dua Pelaku Penjual Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong di Pasaman

Gakkum KLHK dan Tim Gabungan Tangkap Dua Pelaku Penjual Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong di Pasaman

Pewarta : Adam Gumelar  | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Pasaman - Balai Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK Wilayah Sumatera bersama Polres Pasaman menahan RAL (59 tahun) dan JAN (44 tahun) yang diduga menjualbelikan sisik trenggiling dan paruh rangkong, di Pasaman, Sumatera Barat, (14/04). Saat ini, RAL, JAN dan barang bukti 35 kg sisik trenggiling serta 3 paruh rangkong diamankan di Polres Pasaman. BACA JUGA : Ular Sanca Batik Hasil Serahan Masyarakat Dilepasliarkan di TWA Danau Towuti MakassarOperasi penangkapan dimulai setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat mengenai dugaan penjualan bagian tubuh satwa dilindungi. Pukul 10.00 WIB, Tim Gabungan membuntuti RAL, kemudian sekitar…
Lanjut Baca
Balai Besar KSDA Sumatera Utara Menerima 2 Orangutan Dari BKSDA Jawa Tengah

Balai Besar KSDA Sumatera Utara Menerima 2 Orangutan Dari BKSDA Jawa Tengah

Pewarta : Evansus Renandi Manalu | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Medan - Balai Besar KSDA Sumatera Utara menerima sepasang Orangutan Sumatera (Pongo abelii), Asto (jantan) dan Asih (betina) dari Balai KSDA Jawa Tengah. Kedua orangutan yang masih belia diperkirakan berumur antara 2-5 tahun, diterbangkan dari bandara Ahmad Yani Semarang dan mendarat di bandara Kuala Namu Internasional, Deli Serdang, Sabtu 10 April 2021. BACA JUGA : Pemulihan Ekosistem di TN Meru Betiri Jember Melalui Sambung Srawung, Pantang Mundur Sakdurung Tandur Keterangan yang disampaikan Kepala Balai KSDA Jawa Tengah Darmanto, ia mengatakan, kedua orangutan yang dilindungi tersebut merupakan penyerahan masyarakat di Bandungan,…
Lanjut Baca
Pemulihan Ekosistem di TN Meru Betiri Jember Melalui Sambung Srawung, Pantang Mundur Sakdurung Tandur

Pemulihan Ekosistem di TN Meru Betiri Jember Melalui Sambung Srawung, Pantang Mundur Sakdurung Tandur

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Jember - Peran masyarakat sangat penting dalam mendukung pelestarian kawasan hutan. Dampak dari kerusakan hutan yang terjadi dapat menimbulkan ancaman terjadinya bencana berupa banjir, longsor, dan kekeringan saat musim kemarau. Langkah penanggulangan kawasan yang terdegradasi tersebut Balai Taman Nasional (TN) Meru Betiri telah melakukan upaya kegiatan Pemulihan Ekosistem berbasis masyarakat melalui kemitraan konservasi seluas 1.000 hektar. BACA JUGA : Kelahiran Elang Jawa Prawara TN Halimun Salak, Sang Penerus Penguasa Tahta Langit Selain itu TN Meru Betiri juga melakukan kegiatan dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat yang dilakukan pada 10 (sepuluh) Desa…
Lanjut Baca
Kelahiran Elang Jawa Prawara TN Halimun Salak, Sang Penerus Penguasa Tahta Langit

Kelahiran Elang Jawa Prawara TN Halimun Salak, Sang Penerus Penguasa Tahta Langit

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Pada awal April 2021, telah lahir Sang Penerus Penguasa Tahta Langit, yaitu seekor anak elang Jawa (Nisaetus bartelsi) di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi. Garuda Kecil/Muda yang baru lahir itu diberi nama “PRAWARA” yang dalam bahasa Sansekerta berarti paling terkemuka. Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) pada Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Wardi Septiana menjelaskan, kelahiran ini memang secara khusus dan rutin dipantau oleh tim monitoring Elang Jawa Balai TNGHS sejak bulan Desember 2020. Setiap aktivitas dari pasangan Elang Jawa ini direkam, dari mulai penataan sarang, pengeraman telur, dan…
Lanjut Baca
Ular Sanca Batik Hasil Serahan Masyarakat Dilepasliarkan di TWA Danau Towuti Makassar

Ular Sanca Batik Hasil Serahan Masyarakat Dilepasliarkan di TWA Danau Towuti Makassar

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Makassar - Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Regu Anoa Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 2 Malili Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan bersama anggota Masyarakat Mitra Polhut (MMP) M. Jafar melakukan rilis satwa atau pelepasliaran satwa ke habitatnya pada Sabtu (17/04/2021). Kali ini lokasi pelepasliaran di Taman Wisata Alam (TWA) Danau Towuti Kabupaten Luwu Timur dengan jenis satwa yang dilepasliarkan yaitu 1 ekor ular Sanca Batik (Malayiphyton reticulatus) dengan panjang 4 meter. BACA JUGA : Menelusuri Sarang Orangutan di Taman Nasional Gunung Palung Proses pelepasliaran dilakukan menggunakan speed boat di kawasan TWA Danau Towuti,…
Lanjut Baca
Mitigasi Konflik Gajah Sumatera di Kec. Payung Sekaki Kota Pekanbaru

Mitigasi Konflik Gajah Sumatera di Kec. Payung Sekaki Kota Pekanbaru

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Pekanbaru - Konflik Gajah Sumatera terjadi di Jalan Riau Baru, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Tim dari BKDA Riau melakukan koordinasi dengan Ketua RT 06 dan warga setempat. Kemudian tim melakukan pengecekan dan penyisiran ke lokasi kejadian di wilayah RT 06. Dalam proses penyisiran tersebut, dijumpai tanaman kelapa sawit warga yang dirusak kawanan Gajah liar. BACA JUGA : BKSDA Maluku Lepasliarkan 199 Ekor Satwa di Dua Lokas Tim berjibaku bersama warga setempat melakukan penyisiran dengan mengikuti jejak Gajah liar. Dari jejak yang dijumpai di lokasi, kawanan Gajah…
Lanjut Baca
Taman Nasional Taka Bonerate Lakukan Inventarisasi Burung Pantai

Taman Nasional Taka Bonerate Lakukan Inventarisasi Burung Pantai

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Benteng - Balai Taman Nasional Taka Bonerate telah melakukan kegiatan Inventarisasi Burung Pantai/Burung Laut di Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Tarupa. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 6 s.d 12 April 2021. Kegiatan inventarisasi dalam wilayah SPTN Wilayah I Tarupa ini dilakukan di beberapa lokasi yaitu Latondu Kecil, Latondu Besar, Bunging Tinabo, Tinabo Kecil, Tinabo Besar, Tinanja, Tarupa Kecil, dan Pulau Belang-Belang. BACA JUGA : BKSDA Maluku Lepasliarkan 199 Ekor Satwa di Dua Lokasi “Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyediakan data potensi jenis burung pantai/burung laut di TN Taka…
Lanjut Baca
BKSDA Maluku Lepasliarkan 199 Ekor Satwa di Dua Lokasi

BKSDA Maluku Lepasliarkan 199 Ekor Satwa di Dua Lokasi

Pewarta : Meity Pattipawaej | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Ambon - Balai KSDA Maluku melakukan pelepasliaran satwa liar dilindungi di dua lokasi yang berbeda, yaitu Suaka Alam (SA) Gunung Sahuwai-Taman Jaya, Desa Piru, Kec. Seram Barat, Kab. Seram Bagian Barat dan Suka Alam Sungai Nief, Desa Dawang, Kec. Teluk Waru, Kab. Seram Bagian Timur pada Selasa (6/04/21). BACA JUGA : FIA Unilak Teken PKS Perubahan Iklim, Menteri LHK: Rintisan Akan Terus MeluasSatwa yang dilepasliarkan di SA Gunung Sahuwai sebanyak 199 ekor, dengan rincian 146 ekor Perkici Pelangi (Trichoglossus haematodus); 53 ekor Nuri Maluku (Eos bornea). Sedangkan satwa yg dilepaskan…
Lanjut Baca
Menelusuri Sarang Orangutan di Taman Nasional Gunung Palung

Menelusuri Sarang Orangutan di Taman Nasional Gunung Palung

Pewarta : Siti Roqayah | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com , Kayong Utara - Untuk mengetahui keberadaan Orangutan di lokasi Hutan Rawa Gambut yang termasuk ke dalam wilayah desa Sedahan Jaya Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara pada tanggal 17 Maret sampai dengan 24 Maret 2021, tim Pengendali Ekosistem Hutan Balai Taman Nasional Gunung Palung beserta masyarakat melakukan monitoring populasi Orangutan di lokasi tersebut. Adapun metode yang digunakan adalah metode Line transect survey. Jumlah transek sebanyak 4 pada masing-masing transek dengan panjang transek 1 km dan lebar antar transek 200 m. Foto : Yayasan Palung BACA JUGA : FIA Unilak Teken PKS Perubahan…
Lanjut Baca
FIA Unilak Teken PKS Perubahan Iklim, Menteri LHK: Rintisan Akan Terus Meluas

FIA Unilak Teken PKS Perubahan Iklim, Menteri LHK: Rintisan Akan Terus Meluas

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com - Bentuk komitmen kerja kolaborasi multipihak dalam mengatasi perubahan iklim, Sabtu (10/4/2021) ditandatangani Perjanjian Kerjasama antara Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen PPI KLHK) dengan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Lancang Kuning (FIA Unilak) Pekanbaru. Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar dan Wakil Menteri LHK Alue Dohong, ikut menyaksikan penandatanganan yang dilakukan oleh Sesditjen PPI KLHK, Novia Widyaningtyas, dan Dekan FIA Unilak Alexsander Yandra, di Hotel The Premiere, Pekanbaru. Selain itu turut hadir Staff Ahli Menteri LHK, Prof. Winarni Monoarfa, Tenaga Ahli Menteri LHK Afni Zulkifli, Bupati Siak…
Lanjut Baca
Hulu Sungai Musi Miliki Bahaya Erosi, Riset Tawarkan Solusi

Hulu Sungai Musi Miliki Bahaya Erosi, Riset Tawarkan Solusi

Pewarta : Indah Rahmawati | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Sebagian wilayah hulu Sungai Musi tepatnya pada Sub DAS Perapau di Sumatera Selatan terindikasi memiliki tingkat bahaya erosi (TBE) sangat berat. Untuk solusinya, Kunarso dan Syabana, dari hasil risetnya menawarkan rekomendasi arahan konservasi tanah secara vegetatif dan mekanis, sebagaimana dirilis dalam Jurnal Penelitian Kehutanan Sumatrana Volume 2 Nomor 1 Tahun 2018.  Tindakan konservasi secara vegetatif dengan skenario penghutanan kembali dan agroforestri (skenario 1) mampu menurunkan luas area kelas TBE sangat berat sebesar 42,6%, sedangkan skenario kedua yaitu penerapan konservasi tanah dengan pembuatan teras mampu menurunkan luas kelas TBE sangat berat sebesar…
Lanjut Baca
Dirawat Sejak Anakan, Elang Ular Bido Hasil Evakuasi BBKSDA Sumut Tidak Bisa Terbang

Dirawat Sejak Anakan, Elang Ular Bido Hasil Evakuasi BBKSDA Sumut Tidak Bisa Terbang

Pewarta : M Iqbal Ali Nasution | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Bermula pada April 2020, Daniel Bangun menemukan satu ekor anakan burung yang tidak diketahui jenisnya di tempat kerja yang bersangkutan di Provinsi Riau. Kemudian burung tersebut dibawa pulang ke Langkat Sumatera Utara dan dipelihara di rumahnya. BACA JUGA : Gender, Konservasi Lingkungan dan Perubahan Iklim Hari berganti hari, setelah kurang lebih 1 tahun dan sudah mulai tumbuh bulu-bulu pada burung, Daniel mencari informasi jenis burung apa yang telah ditemukannya. Ternyata burung yang ditemukan dan dipeliharanya adalah burung Elang Ular Bido (Spilornis cheela). BACA JUGA : BBKSDA Jawa…
Lanjut Baca
Gender, Konservasi Lingkungan dan Perubahan Iklim

Gender, Konservasi Lingkungan dan Perubahan Iklim

Pewarta : Rizky Suhartono | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Perubahan iklim memberikan pengaruh berbeda kepada laki-laki dan perempuan serta kehilangan kekayaan biodiversitas, khususnya kehilangan akses atas sumber daya alam milik bersama (common property). Untuk memperkuat strategi penguatan isu gender dalam pengendalian perubahan iklim dan konservasi lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali menyelenggarakan Diskusi Pojok Iklim secara virtual pada Rabu, (7/4) dengan mengangkat topik “Gender, Konservasi Lingkungan dan Perubahan Iklim”. BACA JUGA : Menteri LHK Tanam Mangrove di Dumai, PEN Mangrove 2021 di Riau DimulaiPada diskusi pojok iklim kali ini, Staf Ahli Menteri LHK Bidang Industri dan…
Lanjut Baca
BBKSDA Jawa Timur Terima Translokasi 7 Ekor Lutung Budeng

BBKSDA Jawa Timur Terima Translokasi 7 Ekor Lutung Budeng

Pewarta : Hari Purnomo | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Malang - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Resort Konservasi Wilayah (RKW) 22 Malang menerima translokasi 7 ekor Lutung budeng (Trachypithecus auratus) dari BBKSDA Jawa Barat. Lutung budeng yang diterima terdiri dari 3 ekor berjenis kelamin jantan dan 4 ekor berjenis kelamin betina. Satwa-satwa tersebut sebelumnya merupakan satwa hasil penyerahan dan hasil penyitaan yang sudah Inkrah proses hukumnya dari wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta. BACA JUGA : Menteri LHK Tanam Mangrove di Dumai, PEN Mangrove 2021 di Riau Dimulai Lutung budeng yang ditranslokasikan telah melalui serangkaian proses pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan…
Lanjut Baca
Menteri LHK Tanam Mangrove di Dumai, PEN Mangrove 2021 di Riau Dimulai

Menteri LHK Tanam Mangrove di Dumai, PEN Mangrove 2021 di Riau Dimulai

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Dumai - Menteri Lingkungan Hidup dan kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar bersama dengan Wakil Menteri LHK Alue Dohong, Sekdaprov Riau, Walikota Dumai Paisal, Wakil Walikota Dumai, Harris, dan jajaran pejabat KLHK serta seluruh unsur Forkompimda Kota Dumai, melakukan penanaman mangrove di Pantai Purnama, Sabtu (10/4/2021). Ada 700 bibit kayu api-api (Avicennia.sp) yang ditanam bersama masyarakat di Pantai Purnama. Lokasi ini mengalami abrasi dampak ombak selat Rupat. Saat tiba di lokasi, Menteri LHK Siti Nurbaya terlihat serius menyimak dan mencatat berbagai laporan yang disampaikan perangkat pemerintah setempat mengenai abrasi yang menghilangkan…
Lanjut Baca
Anis Gunung, Penyambut Pendaki di Puncak Ciremai

Anis Gunung, Penyambut Pendaki di Puncak Ciremai

Pewarta : Taufikurohman | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) memiliki berbagai keanekaragaman hayati. Salah satunya adalah berbagai jenis burung yang tersebar dari batas kawasan sampai dengan puncak gunungnya. Jenis burung yang dapat sobat Ciremai jumpai pada saat mendaki ke puncak Ciremai adalah anis gunung (Turdus poliocephalus). Burung ini akan menyambut para pendaki dari ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut sampai puncak Ciremai. BACA JUGA : Namdur, Arsitek Bersayap Dari Papua Habitat burung Anis Gunung (Turdus poliocephalus) yang masih bisa di jumpai di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Foto : KUNINGANPOS.com/TNGC Interaksinya dengan pengunjung…
Lanjut Baca
Menguak Arus Laut Timur Indonesia

Menguak Arus Laut Timur Indonesia

Pewarta : Kristantyo Wisnubroto | Editor : Heri Taufik Ekspedisi Indonesia Timur bertujuan untuk mitigasi fenomena cuaca ekstrem dan perubahan iklim.Ekspedisi Indonesia Timur 2021 AKSIIKLIM.com - Arus laut Nusantara kembali menjadi objek penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Menyusuri perairan di timur Indonesia, tahun ini, Ekspedisi Indonesia Timur 2021 kembali dilakukan selama 72 hari dengan menggunakan Kapal Riset Baruna Jaya VIII. Baruna Jaya VIII adalah kapal penelitian multiguna yang dibuat pada 1998 di Norwegia dengan ukuran yang panjang sekitar 53,2 meter. Rute ekspedisi yang dilakukan terbagi menjadi tiga Leg, yaitu ekspedisi Leg I dimulai pada 7--27 Januari 2021 (20 hari…
Lanjut Baca
Bendungan Sukamahi Bogor, Pengendali Banjir Sekaligus Taman Ekowisata

Bendungan Sukamahi Bogor, Pengendali Banjir Sekaligus Taman Ekowisata

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Bogor - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mengembangkan konsep Ecotourism Park atau Taman Ekowisata dengan memanfaatkan kawasan konservasi pada Bendungan Sukamahi, di Kabupaten Bogor. Pembangunan bendungan nantinya tidak hanya sebagai bagian dari rencana induk (master plan) pengendalian banjir Ibu Kota Jakarta, tetapi juga pengembangan ekowisata kawasan Puncak Bogor dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam dan mengedepankan perlindungan ekosistem.  BACA JUGA : Sabuk Hijau Bendungan Tukul Pacitan Seluas Hampir 2.500 Ha Ditanami Pohon Buah, Warga Peroleh Manfaat Ekonomi "Tujuan utama konsep ini adalah mempromosikan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang…
Lanjut Baca
Sabuk Hijau Bendungan Tukul Pacitan Seluas Hampir 2.500 Ha Ditanami Pohon Buah, Warga Peroleh Manfaat Ekonomi

Sabuk Hijau Bendungan Tukul Pacitan Seluas Hampir 2.500 Ha Ditanami Pohon Buah, Warga Peroleh Manfaat Ekonomi

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Pacitan - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rayat (PUPR) terus berkomitmen dalam rangka berperan aktif terhadap konservasi alam melalui penghijauan dengan melakukan penanaman pohon yang benilai ekonomis pada semua area infrastruktur. Salahsatunya dengan memanfaatkan area sabuk hijau (greenbelt) seluas 2.496 hektar di sekitar Bendungan Tukul yang telah ditanam pohon sebanyak 655 pohon bernilai ekonomis.Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menekankan dalam kegiatan pembangunan PUPR, prosesnya harus berfokus pada penyediaan lapangan kerja atau padat karya, "misalnya penghijauan, mulai dari pembibitan, kemudian penanaman hingga pemeliharaan diharapkan sekaligus membuka lapangan kerja baru," katanya. BACA JUGA :…
Lanjut Baca
Bappenas Luncurkan Dokumen Kebijakan Pembangunan Berketahanan Iklim

Bappenas Luncurkan Dokumen Kebijakan Pembangunan Berketahanan Iklim

Pewarta : Heri Taufik | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Sebagai pedoman penanganan perubahan iklim, Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan dokumen Kebijakan Pembangunan Berketahanan Iklim (PBI) agar tercipta ketahanan iklim nasional. Melalui Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020, PBI telah menjadi salah satu Prioritas Nasional (PN) 6 dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. “Dalam RPJMN 2020-2024, peningkatan ketahanan iklim ditargetkan dapat mengurangi potensi kerugian ekonomi dari dampak perubahan iklim sebesar 1,15 persen PDB pada 2024. Kebijakan pembangunan berketahanan iklim merupakan implementasi dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs), Low Carbon and Climate Resilience Strategy, Sendai Framework, dan pemenuhan target Paris…
Lanjut Baca
Kerjasama Indonesia-Jerman Dukung Pembangunan Infrastruktur Hijau

Kerjasama Indonesia-Jerman Dukung Pembangunan Infrastruktur Hijau

Pewarta : Heri Taufik | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Dalam kemitraan strategis Green Infrastructure Initiative (GII), Pemerintah Indonesia menjalin kerja sama dengan Pemerintah Jerman. “Kerja sama ini mencakup sektor yang sangat penting untuk mencapai pembangunan sosial dan ekonomi berkelanjutan di Indonesia,” urai Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam Kick Off Meeting Green Infrastructure Initiative Indonesia-Jerman yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kamis (4/3). BACA JUGA : Menteri LHK Tinjau Progres Forest City di Pembangunan Ibukota Negara Pemerintah Jerman berkomitmen untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur hijau khususnya di wilayah perkotaan (Green Infrastructure Development Initiative) di Indonesia dengan…
Lanjut Baca
Menteri LHK Tinjau Progres Forest City di Pembangunan Ibukota Negara

Menteri LHK Tinjau Progres Forest City di Pembangunan Ibukota Negara

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Menteri LHK, Siti Nurbaya mengunjungi areal calon Ibukota Negara (IKN) yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara dan  Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Dalam kunjungan kerjanya, Menteri LHK meninjau persiapan terkait kesiapan lahan dalam perspektif LHK yang akan dijadikan lokasi Pusat Gedung Pemerintahan di IKN dan melihat progres pembangunan Persemaian Modern di IKN. "Saya bersama Tim Kemenkomarves, Bappenas dan KLHK datang untuk mempelajari perkembangan serta langkah-langkah teknis yang harus disentuh dalam perspektif lingkungan, dukungan dan antisipasi teknis pembangunan dan hal-hal yang perlu didahulukan dan perlu dibaca menurut progres yang ada…
Lanjut Baca
Si Busok, Kucing Leopard dari Madura

Si Busok, Kucing Leopard dari Madura

Pewarta : Anton Setiawan | Editor : Nurul Ikhsan Kucing busok merupakan satwa endemik yang hanya ada di Madura khususnya di Pulau Raas, sebuah pulau seluas 39 kilometer persegi yang dapat ditempuh selama enam jam perjalanan laut dari Sumenep. AKSIIKLIM.com - Raas adalah nama sebuah pulau karang yang berada di sebelah timur Pulau Madura, Jawa Timur. Masuk dalam wilayah Kabupaten Sumenep, pulau seluas 39 kilometer persegi tersebut adalah pusat administratif Kecamatan Raas yang terdiri dari sembilan desa serta pulau-pulau kecil di sebelah utara dan timurnya. Pulau karang ini diapit oleh Tonduk serta Sapudi, pulau lumbung sapi dan domba di Madura.…
Lanjut Baca
Namdur, Arsitek Bersayap dari Papua

Namdur, Arsitek Bersayap dari Papua

Pewarta : Anton Setiawan | Editor : Nurul Ikhsan Burung namdur jantan akan membangun sarangnya di atas tanah dengan bentuk seunik mungkin, dilengkapi semacam teras yang dihiasi aneka benda agar mampu memikat hati namdur betina pada saat musim kawin tiba. AKSIIKLIM.com - Burung menjadi salah satu satwa paling menarik bagi masyarakat karena selain indah, tak sedikit di antaranya memiliki sifat kharismatik dan menjadi petunjuk penting yang berhubungan dengan upaya konservasi. Sejak lama burung telah memberikan ide bagi banyak pihak untuk dijadikan motif pada pakaian, karya seni, bahan pemanis topi. Atau dipelihara dalam sangkar sebagai koleksi atau sekadar hobi. Burung pun…
Lanjut Baca
BBKSDA Jatim dan ProFauna Patroli Bersama di Cagar Alam Pulau Sempu

BBKSDA Jatim dan ProFauna Patroli Bersama di Cagar Alam Pulau Sempu

Pewarta : Hari Purnomo | Editor : Nurul Ikhsan Patroli bersama ini juga menjadi salah satu langkah membangun sinergi, meningkatkan keperdulian dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan, perlindungan dan pengamanan kawasan konservasi. AKSIIKLIM.com, Jawa Timur - Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA Jatim) bersama ProFauna Indonesia melaksanakan kegiatan penjagaan dan patroli dalam upaya pencegahan kunjungan illegal, pencurian tumbuhan maupun perburuan satwa di Cagar Alam (CA) Pulau Sempu, 27-28 Maret 2021. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari Perjanjian Kerjasama Penguatan fungsi melalui Perlindungan Kawasan dan Pengawetan Flora dan Fauna di Cagar alam Pulau Sempu antara Balai Besar KSDA Jawa Timur dan ProFauna…
Lanjut Baca
Pelayaran Riset Ekspedisi Indonesia Timur 2021, Menguak Arus Lintas Indonesia

Pelayaran Riset Ekspedisi Indonesia Timur 2021, Menguak Arus Lintas Indonesia

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Nurul Ikhsan “Ekspedisi ini ditujukan untuk mengetahui sifat-sifat oseanografi fisika dari arus laut lintas Indonesia atau disebut juga dengan Indonesia Throughflow, percampuran air, dan kenaikan permukaan air laut."Laksana Tri Handoko | Kepala LIPI AKSIIKLIM.com, Jakarta - Wilayah laut Indonesia mencakup hampir 70% luas wilayah Nusantara. Di dalamnya terdapat Arus Lintas Indonesia (Arlindo) yang menjadi kanal penghubung perairan Indonesia Pasifik dan Samudra Hindia. Arlindo berperan penting dalam mengangkut panas global dan memengaruhi iklim dunia. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Oseaonografi melakukan pelayaran riset Ekspedisi Indonesia Timur 2021 untuk menguak karakter Airlindo…
Lanjut Baca
Tiga Ekor Harimau Sumatera Terekam Kamera di TN Bukit Tiga Puluh

Tiga Ekor Harimau Sumatera Terekam Kamera di TN Bukit Tiga Puluh

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Heri Taufiq AKSIIKLIM.com - Tiga Ekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang diduga induk dan 2 ekor anaknya tertangkap salah satu camera trap Balai Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT), yang dipasang tanggal 21-27 Maret 2021. Ketiga Harimau Sumatera terlihat sehat dimana kondisi tegakan disekitar kamera jebak terpasang dalam keadaan baik. Ini merupakan hasil dari pengambilan data  kegiatan pemantauan satwa secara berkala, yang dilakukan oleh Tim Balai TNBT dan PT LAJ (Lestari Asri Jaya). Pemantauan dilakukan dengan pemasangan kamera jebak (camera trap) sebanyak 16 unit pada Zona Inti dan Zona Rimba serta…
Lanjut Baca
KLHK dan Polisi Sita Ratusan Satwa Burung Dilindungi di Bakauheni Lampung, Pelaku Ditahan

KLHK dan Polisi Sita Ratusan Satwa Burung Dilindungi di Bakauheni Lampung, Pelaku Ditahan

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Seksi Konservasi Wilayah III Lampung berhasil mengidentifikasi, dari total 272 ekor burung yang diselundupkan, sebanyak 135 ekor merupakan satwa burung yang dilindungi. AKSIIKLIM.com, Lampung - Balai Pengembangan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPLHK), wilayah Sumatera menyita 135 ekor burung dilindungi dan bus pengangkutnya di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (26/3/2021). Penyidik BPPLHK memeriksa AA (28), JS (33) awak bus dan DB (37), dan kemudian menetapkan DB (37) supir bus sebagai tersangka. Saat ini DB ditahan di Rutan Polda Lampung. Kepala BPPLHK Wilayah Sumatera, Eduward…
Lanjut Baca
Terperangkap Jerat Babi, BKSDA Sumsel Berhasil Evakuasi Beruang Madu

Terperangkap Jerat Babi, BKSDA Sumsel Berhasil Evakuasi Beruang Madu

Pewarta : Julita Pitria | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Sumsel - Balai KSDA Sumatera Selatan (BKSDA Sumsel) melalui Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Lahat bersama Unit Pidana Khusus (Pidsus) Polres Lahat berhasil menyelamatkan seekor Beruang madu yang terperangkap jerat babi di daerah Talang Kabu, Pagar Agung, Lahat pada Selasa (30/3). Informasi satwa dilindungi yang terjerat tersebut bermula dari laporan yang disampaikan Unit Pidsus Polres Lahat. BACA JUGA : Gakkum KLHK Sita 125 Satwa Dilindungi Saat tim datang, beruang dewasa berjenis kelamin jantan tersebut dalam kondisi hidup dan terjerat pada bagian tangan kanan. Sedangkan bagian tangan kiri terluka, membengkak serta…
Lanjut Baca
Babak Baru Restorasi Ekosistem

Babak Baru Restorasi Ekosistem

Pewarta : Dyah Puspasari | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Restorasi ekosistem memasuki babak baru. Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) melahirkan agenda Dekade Restorasi Ekosistem (UN Decade on Ecosystem Restoration) 2021-2030 untuk mencegah, menghentikan dan membalikkan degradasi ekosistem di seluruh dunia.     “Ini menawarkan prospek untuk mengembalikan pohon dan hutan ke lanskap hutan yang terdegradasi dalam skala besar, sehingga meningkatkan ketahanan ekologi dan produktivitas,” ungkap Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya dalam sambutannya pada webinar memperingati Hari Hutan Internasional (HHI) 2021, Rabu (31/3).  BACA JUGA : Gakkum KLHK Sita 125 Satwa Dilindungi Dalam webinar yang bertajuk Menjaga dan Mengelola…
Lanjut Baca
Gakkum KLHK Sita 125 Satwa Dilindungi

Gakkum KLHK Sita 125 Satwa Dilindungi

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Jakarta - Tim Operasi Pengamanan Peredaran Satwa Dilindungi Balai Gakkum KLHK Wilayah Jabalnusra bersama Polresta Surakarta menyita barang bukti berupa 125 satwa dilindungi dan mengamankan tersangka berinisial YAS (22), pada 27 Maret 2021 di Desa Karangasem, RT/RW 01/01, Laweyan Surakarta. Saat ini Tim Penyidik Balai Gakkum KLHK Jabalnusra masih memeriksa pelaku dan barang bukti yang diamankan sementara di Polresta Surakarta. “Penahanan dan penyitaan ini berkat pengaduan masyarakat yang kami tindaklanjuti dengan pengumpulan data dan informasi 26 maret 2021. Hasilnya ditindaklanjuti oleh Tim operasi Balai Gakkum KLHK Jabalnusra dan Polresta Surakarta,” kata…
Lanjut Baca
Balai Besar KSDA Sumatera Utara Terima Barang Bukti Kulit Harimau Sumatera

Balai Besar KSDA Sumatera Utara Terima Barang Bukti Kulit Harimau Sumatera

Pewarta : Ani SP | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Sumatera Utara - Balai Besar KSDA Sumatera Utara menerima penyerahan 1 lembar kulit Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dari Kejaksaan Negeri Karo, pada Jumat, 26 Maret 2021, di kantor Kejaksaan Negeri Karo di Kabanjahe. Kulit Harimau Sumatera ini merupakan barang bukti dari tindak pidana perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh terdakwa Darussalam alias Darus (pelaku utama) serta Titin Siregar dan Sumardi Simanjuntak (pelaku turut serta) yang dengan sengaja memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh, atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain…
Lanjut Baca
Rayakan 60 Tahun Hijaukan Negeri, Perhutani Bangkit dan Tumbuh

Rayakan 60 Tahun Hijaukan Negeri, Perhutani Bangkit dan Tumbuh

Pewarta : Adama Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan Aksiiklim.com - Perum Perhutani mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka menyambut hari jadinya yang ke-60 dengan tema “Rise and Growth”. Puncak acara dilaksanakan pada tanggal 29 Maret 2021 secara serentak di seluruh Unit Kerja meliputi Pulau Jawa dan Madura. Peringatan Hari Jadi Perum Perhutani di Kantor Pusat diselenggarakan di Ruang rapat Kawah Putih Lt. 19 dan disiarkan secara langsung di channel youtube Perum Perhutani. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dewan Pengawas beserta Dewan Direksi Perhutani dan Anak Perusahaan, Mitra Kerja serta perwakilan karyawan Perhutani Kantor Pusat dengan menggunakan Protokol Kesehatan. Pada…
Lanjut Baca
Mengenal Kintamani, Anjing Purba Asli Indonesia

Mengenal Kintamani, Anjing Purba Asli Indonesia

Pewarta : Anton Setiawan | Editor : Heri Taufiq Anjing kintamani pada 2019 resmi diakui sebagai salah satu anjing ras dunia asal Indonesia dan telah ada di Bali sejak lebih dari 3.000 tahun silam.AKSIIKLIM.COM AKSIIKLIM.com - Desa ini namanya Sukawana yang terletak di kawasan berudara sejuk di lembah Gunung Batur, Bali. Tercatat sebagai salah satu desa di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Sukawana yang berjarak sekitar 70 kilometer dari pusat kota Denpasar itu didiami sekitar 6 ribu jiwa dalam sembilan banjar atau setingkat rukun warga (RW). Masyarakat Sukawana sungguh beruntung karena mereka hidup di kawasan sejuk dan tanahnya subur oleh kehadiran…
Lanjut Baca
Porang, Umbi Liar Komoditas Ekspor

Porang, Umbi Liar Komoditas Ekspor

Pewarta : Eri Sutrisno | Editor : Heri Taufiq Porang dulu tak dilirik masyarakat karena umbinya bisa menimbulkan gatal-gatal. Kini, umbi ini jadi primadona ekspor komoditas pertanian.AKSIIKLIM.COM AKSIIKLIM.com - Porang? Tanaman apa itu? Orang Jawa kelahiran sebelum tahun 70-an mungkin akan kenal tanaman umbi-umbian suweg, atau iles-iles. Umbi yang berbentuk bulat dengan akar rambut di kulit luarnya dan bunganya seperti bunga bangkai. Nah porang adalah sejenis itu. Bedanya hanya terletak pada warna umbinya. Suweg agak kuning orange, porang kuning muda. Sedangkan iles berwarna putih. Suweg bisa dimakan dengan dikukus dan dimakan dengan cocolan parutan kelapa dan garam. Sementara Porang dan iles dulu…
Lanjut Baca
Pemerintah Dorong Peran Swasta untuk Jasa Pengelolaan Air Bersih

Pemerintah Dorong Peran Swasta untuk Jasa Pengelolaan Air Bersih

Pewarta : Firman Hidranto | Editor : Heri Taufiq Menurut data Kementerian PUPR Bidang Sumber Daya Air, pemenuhan kebutuhan dasar air bersih di tanah air melalui perpipaan saat ini baru terealisasi 21,8%. Krisis air bersih menjadi tantangan seiring meningkatnya populasi penduduk Indonesia yang kini mencapai 270,2 juta jiwa.AKSIIKLIM.COM AKSIIKLIM.com, Pasuruan - Bertepatan dengan Hari Air Dunia, Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan jaringan infrastruktur air bersih perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan berkapasitas 4.000 liter per detik di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, pada Senin (22/3/2021). SPAM Umbulan merupakan satu dari model inisiasi proyek yang digadang pemerintah untuk penyediaan…
Lanjut Baca
Balai KSDA Maluku Lepasliarkan 12 Ekor Burung Junai Emas Kembali ke Habitatnya

Balai KSDA Maluku Lepasliarkan 12 Ekor Burung Junai Emas Kembali ke Habitatnya

Pewarta : Abas Hurasan | Editor : Nurul Ikhsan Aksiiklim.com, Maluku - Tim Patroli Resort Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Halmahera Barat pada Balai KSDA Maluku melakukan pelepasliaran satwa liar yang dilindungi undang-undang berupa Burung Junai Emas (Caloenas nicobarica) sebanyak 12 ekor, Minggu (28/2/21). Pelepasliaran 12 Burung Junai Emas dilakukan di lokasi hutan kawasan pesisir Desa Loleo, Kecamatan Weda Selatan. Burung Junai Emas termasuk habitat yang sudah langka. Populasinya terus berkurang dikarenakan perburuan liar oleh masyarakat. Satwa burung yang dilepasliarkan tersebut merupakan hasil pengamanan petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 1 Ternate pada bulan Januari lalu. Sebelumnya, 12…
Lanjut Baca
Konsultasi Publik Rancangan Permen Hutan Sosial Banyak Serap Aspirasi

Konsultasi Publik Rancangan Permen Hutan Sosial Banyak Serap Aspirasi

Pewarta : Rizky Suhartono | Editor : Heri Taufiq Aksiiklim.com - Konsultasi publik rancangan baru Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) tentang Pengelolaan Perhutanan Sosial digelar oleh Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) secara hybrid (daring dan luring) dari Jakarta, Jumat (19/3/2021). Acara dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian LHK Bambang Hendroyono. Rancangan Permen tersebut mengintegrasikan beberapa peraturan menteri dan dirjen yang sebelumnya telah terbit, seperti: Permen LHK No.83/2016 Tentang Perhutanan Sosial, Permen LHK No.17/2020 tentang Hutan Adat dan Hutan Hak, Permen LHK No.11/2020 tentang Hutan Tanaman Rakyat, Permen LHK No.39/2017 Tentang Perhutanan Sosial di Wilayah Kerja…
Lanjut Baca
Kampung Iklim Akan Diperluas serta Berjejaring

Kampung Iklim Akan Diperluas serta Berjejaring

Penulis : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan Aksiiklim.com, Jakarta - Menteri LHK, Siti Nurbaya mengunjungi Kampung Ikim di Karawaci Tangerang dan di Sunter, Jakarta Utara, Kamis (18/3/2021). Dalam kunjungan kerja ini Menteri Siti mengatakan jika program kampung iklim merupakan program nyata penanggulangan perubahan iklim yang akan terus diupayakan dapat direplikasi diberbagai tempat di seluruh Indonesia sebagai upaya bersama masyarakat turut serta melakukan pengendalian perubahan iklim. "Konsep Kampung Iklim (Proklim) adalah bagaimana kita secara bersama sama mulai memakai gaya hidup ramah lingkungan," ujar Menteri Siti dalam sambutannya pada kunjungan kerja tersebut. Gaya hidup ramah lingkungan disebut Menteri Siti banyak…
Lanjut Baca
Hasil Riset, Desa Tangguh Mampu Perkuat Mitigasi Bencana Karhutla

Hasil Riset, Desa Tangguh Mampu Perkuat Mitigasi Bencana Karhutla

Pewarta : Alhusna Padmawijaya | Editor : Heri Taufiq Aksiiklim.com - Fenomena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia seolah-olah telah menjadi agenda tahunan di musim kemarau. Desa-desa di dalam dan sekitar hutan, serta masyarakat yang bermukim di sana, menjadi pihak terdekat dan pertama kali merasakan dampaknya. Bagaimana kesiapan mereka?  Sebagai unit pemerintahan terkecil yang berada paling dekat dengan lokasi karhutla, peran desa menjadi sangat strategis. Desa yang tangguh bencana karhutla, karena mampu mengenali ancaman serta mengorganisir SDM untuk mengurangi kerentanan dan meningkatkan kapasitas demi mengurangi risiko bencana, akan berkontribusi besar dalam mengurangi eskalasi bencana dan dampak karhutla di tingkat…
Lanjut Baca
Turunkan GRK, Pemerintah Perkuat Kebijakan Industri Energi Baru dan Terbarukan

Turunkan GRK, Pemerintah Perkuat Kebijakan Industri Energi Baru dan Terbarukan

Penulis : Nurul Ikhsan | Editor : Heri Taufiq Aksiiklim.com - Pemerintah telah berkomitmen untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebagai dukungan terhadap komitmen global dalam menjaga kenaikan temperatur global. Berbagai upaya dilakukan guna menurunkan emisi GRK tersebut melalui pengembangan energi terbarukan, pelaksanaan efisiensi energi, dan konservasi energi, serta penerapan teknologi energi bersih. Dalam Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 2010-2020, Indonesia menargetkan 29% penurunan emisi secara mandiri atau 41% penurunan emisi dengan dukungan internasional. Pembangunan industri nasional jangka panjang dilaksanakan berdasarkan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035 yang ditetapkan dengan PP No. 14 tahun 2015…
Lanjut Baca
KKP Tindak Tegas Empat Kapal Cantrang di Selat Makassar

KKP Tindak Tegas Empat Kapal Cantrang di Selat Makassar

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Heri Taufiq Aksiiklim.com - Kementerian Keluatan dan Perikanan (KKP) menangkap empat unit kapal ikan cantrang yang melanggar ketentuan operasional di Selat Makassar. Keempat kapal yang diketahui pernah melakukan praktik penurunan bobot kapal (mark down) tersebut tak berkutik saat diamankan oleh awak kapal pengawas perikanan Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP karena beroperasi di Jalur II yang menjadi lokasi penangkapan ikan nelayan dibawah 30 GT. Tindakan tegas terhadap keempat kapal tersebut sejalan dengan komitmen Menteri Trenggono untuk menegakkan aturan main dalam rangka mewujudkan tata kelola perikanan yang berkelanjutan. Dalam berbagai kesempatan Menteri…
Lanjut Baca
UU Cipta Kerja Dorong Penataan Ruang Laut dan Wilayah Pesisir untuk Pulihkan Lingkungan dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

UU Cipta Kerja Dorong Penataan Ruang Laut dan Wilayah Pesisir untuk Pulihkan Lingkungan dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

Pewarta : Rizky Suhartono | Editor : Heri Taufiq       AKSIIKLIM.com, Jakarta - Miliki potensi besar di ruang laut dan wilayah pesisir, para ahli yang berasal dari berbagai latar belakang baik akademisi, peneliti, dan perwakilan pemerintah berdiskusi bersama secara daring melalui Webinar Temu Ilmiah Studi Doktor Ilmu Kelautan FPIK Universitas Sam Ratulangi pada Sabtu, (20-03-2021). Menjadi salah satu pembicara, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan, Nani Hendiarti memperkaya diskusi dengan membahas kebijakan pengelolaan dan penataan lingkungan wilayah pesisir sesuai dengan rencana pembangunan nasional yang telah ditetapkan. “Banyak Kementerian dan Lembaga terkait yang terlibat dalam Mandat RPJMN 2020-2024 dalam konteks Pengelolaan Ruang…
Lanjut Baca
TAM Tukul Rameyo : Pentingnya Literasi Kebencanaan untuk Mitigasi di Indonesia

TAM Tukul Rameyo : Pentingnya Literasi Kebencanaan untuk Mitigasi di Indonesia

Pewarta : Rizky Suhartono | Editor : Heri Taufiq       AKSIIKLIM.com, Jakarta - Indonesia merupakan satu-satunya wilayah di planet ini yang memiliki sejarah kemaritiman yang panjang dan tidak terputus, sejak 8.000 SM sampai sekarang. Demikian juga dengan kebencanaan, Indonesia memiliki sejarah kebencanaan yang panjang. Berdasarkan data dari Peta Index Rawan bencana Indonesia Tahun 1815-2012, Indonesia merupakan wilayah yang rawan bencana seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, banjir, dan tanah longsor. Berdasarkan hal ini, Tenaga Ahli Menko Marves Bidang Haluan Maritim, Tukul Rameyo Adi atau yang akrab disapa Tuk Ram dalam Diskusi Virtual bertema “Merawat Ingatan Sejarah Kebencanaan” mengatakan bahwa literasi kebencanaan…
Lanjut Baca
Kemenko Marves Dukung Percepatan Pembangunan Hutan Energi

Kemenko Marves Dukung Percepatan Pembangunan Hutan Energi

Pewarta : Muhammad Ramdhan | Editor : Heri Taufiq          AKSIIKLIM.com, Banjarmasin - Indonesia memiliki target 23 persen Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam bauran energi. Hal ini ditegaskan dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). Salah satu EBT yang menjanjikan adalah pellet kayu (wood pellet) dan serpih kayu (wood chips).  Terkait hal tersebut, Asisten Deputi Bidang Pengelolaan Produk Kehutanan dan Jasa Lingkungan Kemenko Marves Farianna Prabandari melakukan kunjungan lapangan bersama perwakilan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Kementerian Lingkungan Hidup dan Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) ke fasilitas PT. Jhonlin Agro Mandiri, Tanah Bumbu, dan pabrik wood pellet hibah Kementerian Lingkungan Hidup dan…
Lanjut Baca
BKSDA Jakarta Kembali Gelar Ngonser, Ngobrol Lingkungan dan Hutan Lestari

BKSDA Jakarta Kembali Gelar Ngonser, Ngobrol Lingkungan dan Hutan Lestari

Pewarta : Muhammad Ramdhan | Editor : Heri Taufiq          AKSIIKLIM.com, Jakarta – Memperingati Hari Perempuan Internasional dan Hari Bhakti Rimbawan ke-38, BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) DKI Jakarta dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) kembali menyelenggarakan acara Ngonser (Ngobrol Santai Konservasi) di Suaka Margasatwa Muara Angke, Jakarta, (20/2). Ngonser merupakan bagian dari Program Kerja Sama Penguatan Fungsi Kawasan Suaka Margasatwa Muara Angke yang didukung oleh berbagai mitra yang tergabung dalam Konsorsium MERA. BACA JUGA : PN Belitung Vonis PT PAN Bayar Rp 1,15 Miliar untuk Kasus Reklamasi Tanpa IzinKepala Balai KSDA DKI Jakarta, Karyadi, saat membuka acara ini mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan…
Lanjut Baca
KLHK Bangun Sekat Kanal dan Program Desa Mandiri Gambut di Kalteng

KLHK Bangun Sekat Kanal dan Program Desa Mandiri Gambut di Kalteng

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Heri Taufiq         AKSIIKLIM.com, Kalteng - Kementerian LHK melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) melakukan kegiatan-kegiatan pemulihan ekosistem gambut di Kalimantan Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung Program Ketahanan Pangan (Food Estate) dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di areal Eks PLG 1 Juta Hektar. Kegiatan pemulihan ekosistem gambut di Kalteng meliputi kegiatan inventarisasi karakteristik Ekosistem Gambut skala 1:50.000 pada 9 KHG seluas 1.277.800 hektar. Kemudian, pembangunan 663 sekat kanal dengan luas areal yang terpulihkan (terbasahkan) seluas 36.298,7 hektar.  BACA JUGA : PN Belitung Vonis PT PAN Bayar Rp 1,15…
Lanjut Baca
PN Belitung Vonis PT PAN Bayar Rp 1,15 Miliar untuk Kasus Reklamasi Tanpa Izin

PN Belitung Vonis PT PAN Bayar Rp 1,15 Miliar untuk Kasus Reklamasi Tanpa Izin

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Heri Taufiq  AKSIIKLIM.com, Belitung - Pengadilan Negeri (PN) Belitung pada 3 Maret 2021 memvonis bersalah PT Panca Anugerah Nusantara (PAN) karena telah mereklamasi pantai tanpa izin di Tanjung Pendam, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. PN Belitung menjatuhkan hukum pidana denda Rp 1,15 miliar.  “Pada saat bersamaan KLHK sudah menyerahkan TI (49), pelaksana reklamasi tanpa izin PT PAN, ke Kejaksaan Negeri Belitung dan siap untuk disidangkan. Penyidik KLHK juga tengah berupaya mengungkap keterlibatan pelaku lainnya”, kata Yazid Nurhuda, Direktur Penegakan Hukum Pidana, Ditjen Gakkum, KLHK di Jakarta (14/3).  Majelis Hakim PN Belitung –…
Lanjut Baca
Wamen LHK Resmikan Sekolah Sampah Nusantara, Sarana Edukasi Pengelolaan Sampah

Wamen LHK Resmikan Sekolah Sampah Nusantara, Sarana Edukasi Pengelolaan Sampah

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Heri Taufiq  AKSIIKLIM.com - Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong resmikan Sekolah Sampah Nusantara di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, pada Senin, (15/3). Sekolah sampah ini merupakan hasil kerjasama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan bersinergi dengan Mountrash Avatar Indonesia, juga Buperta Cibubur.Program ini digagas sebagai pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia dalam pengendalian dan penanggulangan sampah. Peluncuran program ini juga menjadi rangkaian dari…
Lanjut Baca
Internalisasi Perubahan Iklim dalam Kurikulum Pendidikan

Internalisasi Perubahan Iklim dalam Kurikulum Pendidikan

Pewarta : Rizky Suhartono | Editor : Heri Taufiq       AKSIIKLIM.com - Sebagai upaya meningkatkan kesadaran (awareness) masyarakat dan para pemangku kepentingan (stakeholder) terhadap fenomena perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan hidup, sangat penting dilakukan internalisasi isu perubahan iklim dalam dunia pendidikan. Melalui pendidikan perubahan iklim, turut mendukung kesiapan masyarakat dalam menghadapi dampak-dampak perubahan iklim yang terjadi.Internalisasi ini dapat diwujudkan melalui penyusunan kurikulum yang memuat isu-isu perubahan iklim dan lingkungan hidup, dan diharapkan menjadi bagian dari upaya pencegahan bencana akibat perubahan iklim.Membuka Diskusi pojok Iklim secara virtual bertemakan “Internalisasi Perubahan Iklim dalam Kurikulum Pendidikan. Diskusi diselenggarakan Kementerian lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),…
Lanjut Baca
Renungan Suci Hari Bakti: Tugas Rimbawan Beresiko Tinggi

Renungan Suci Hari Bakti: Tugas Rimbawan Beresiko Tinggi

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Heri Taufiq Nilai-nilai dari dasar Rimbawan yaitu: Jujur, Tanggung Jawab, Disiplin, Ikhlas, Visioner, Adil, Peduli, Kerja Sama, dan Profesional. Rasa tanggung jawab, peduli, dan ikhlas adalah sebagai penciri dari Rimbawan harus melekat pada dirinya dalam melaksanakan tugas di berbagai medan ruang tugas yang sangat beragam tingkat kesulitannya.Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya AKSIIKLIM.com, Bogor – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya memimpin renungan suci di Tugu Pahlawan Rimbawan Kampus Gunung Batu, Bogor (15/3/2021). Renungan Suci bersama para pejabat Pimpinan Tinggi lingkup Kementerian LHK ini, dilakukan dalam rangkaian peringatan…
Lanjut Baca
WAHMI Laksanakan Monev dan Perawatan Mangrove di Pesisir Karawang

WAHMI Laksanakan Monev dan Perawatan Mangrove di Pesisir Karawang

Staf dari Yayasan Wahana Mangrove Indonesia (WAHMI) tengah melakukan program monitoring dan evaluasi (Monev) dan perawatan mangrove di pesisir Tangkolak Barat, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021). Foto : AKSIIKLIM.com/Feirza Riza
Lanjut Baca
Warga Kepulauan Aru Kuburkan Paus Terdampar dengan Ritual Adat

Warga Kepulauan Aru Kuburkan Paus Terdampar dengan Ritual Adat

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Heri Taufiq Mamalia laut dengan jenis Paus Sperma (Physester macrocephalus) mati terdampar di pantai. Sebelumnya warga secara gotong royong telah berusaha menyelamatkan paus tersebut untuk kembali ke laut namun paus terus kembali ke pantai.Kepala Balai Kawasan Konservasi Nasional (BKKPN) Kupang, Imam Fauzi AKSIIKLIM.com, Jakarta – Warga Kepulauan Aru, Provinsi Maluku belum lama ini melakukan ritual adat untuk menguburkan mamalia terdampar dari jenis Paus Sperma (Physester macrocephalus) yang ditemukan terdampar di Desa Hokmar, Kec. Aru tengah Utara, Kab. Kepulauan Aru pada 5/3 lalu. Ritual dipimpin oleh seorang tetua adat yang membacakan doa lalu semua…
Lanjut Baca
Pelepasliaran Harimau Sumatera Suro ke Taman Nasional Gunung Leuser

Pelepasliaran Harimau Sumatera Suro ke Taman Nasional Gunung Leuser

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Heri Taufiq Saya menghimbau agar masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan taman nasional yang juga merupakan habitat Harimau Sumatera untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam khususnya satwa liar Harimau Sumatera dengan cara tidak memasang jerat, racun dan perburuan yang dapat menyebabkan kematian satwa liar yang dilindungi.Bupati Gayo Lues, Muhammad Amru AKSIIKLIM.com – Seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) jantan, yang diberi nama Suro, kembali ke habitat alaminya di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Sabtu (13/3). Pelepasliaran Suro yang berusia sekitar 5 – 6 tahun, dan berat badan kurang lebih 100 kg ini, menambah populasi…
Lanjut Baca
Menteri LHK: Tanam Pohon Bangun Jiwa Korsa dan Asah Kepekaan Rimbawan

Menteri LHK: Tanam Pohon Bangun Jiwa Korsa dan Asah Kepekaan Rimbawan

Pewarta : Rizky Suhartono | Editor : Nurul Ikhsan Menanam pohon bersama di Rumpin, menandakan adanya kepekaan rimbawan akan kebutuhan saat ini untuk senantiasa membangun seraya memperbaiki dan menjaga lingkungan. Rumpin menjadi salah satu titik pangkal untuk upaya pemulihan lingkungan secara nasional.Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya AKSIIKLIM.com, Bogor – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya bersama Wakil Menteri (Wamen) LHK, Alue Dohong, didampingi oleh Pejabat Pimpinan Tinggi lingkup Kementerian LHK, melakukan penanaman pohon di lokasi pembangunan Pusat Persemaian Modern Rumpin, Bogor (13/3/2021). Penanaman ini dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-38 pada tahun 2021. Menteri…
Lanjut Baca
Tim Gabungan Gakkum Hentikan Tambang Galian C illegal di Purwakarta

Tim Gabungan Gakkum Hentikan Tambang Galian C illegal di Purwakarta

Pewarta : Rere Ivansyah Abim | Editor : Heri Taufiq KLHK tidak akan berhenti menindak tegas pelaku kejahatan lingkungan hidup, termasuk kejahatan tambang illegal yang menimbulkan kerusakan lingkungan.Dirjen Penegakan Hukum KLHK, Rasio Ridho AKSIIKLIM.com, Purwakarta – Tim Gabungan dari Direktorat Penegakkan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Brigade Mobil (Brimob) Polisi Republik Indonesia (Polri) dan Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/3-4 PWK hentikan penambangan galian C berupa tanah merah di dua lokasi, Kp. Cilampahan dan Citapen Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, (12/3).Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan, Ditjen Gakkum, Sustyo Iriyono, mengatakan bahwa operasi…
Lanjut Baca
Capaian Ekologi, Sosial dan Ekonomi PEN LHK 2020 dengan Enam Pendekatan Baru: Catatan Monitoring dan Evaluasi

Capaian Ekologi, Sosial dan Ekonomi PEN LHK 2020 dengan Enam Pendekatan Baru: Catatan Monitoring dan Evaluasi

Pewarta : Risda Hutagalung | Editor : Heri Taufiq AKSIIKLIM.com – Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Tahun 2020 dilakukan dalam 3 jalur kerja: ekologi, sosial, dan ekonomi, di 515 desa. Kegiatan Monitoring dan Evaluasi mencatat, peta hasil kerjanya antara lain 36.299 ha kawasan gambut dinaturalisasi terbasahkan, dan 17.241 ha areal kritis ekosistem mangrove telah kembali ditanami. PEN LHK bekerja di 97 KHG (Kesatuan Hidrologis Gambut), memperbaiki tata kelola dan manajemen air ekosistem gambut, 663 kanal (tabat) dibangun di kawasan hutan dan 9 kanal di areal non kawasan hutan. Menjaga biodiversitas satwa dalam pembangunan lahan pangan,…
Lanjut Baca
Kunjungi Kalsel, Wamen LHK Pastikan Penanganan Pasca Banjir Kalsel Terintegrasi

Kunjungi Kalsel, Wamen LHK Pastikan Penanganan Pasca Banjir Kalsel Terintegrasi

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Heri Taufiq "Tahun ini kita ada kurang lebih 24 kegiatan dengan total anggaran dari APBN kurang lebih Rp. 83,37 Milyar, yang akan dilaksanakan oleh 6 Ditjen"Wamen LHK Alue Dohong AKSIIKLIM.com – Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (10/3). Kedatangannya ini untuk mengetahui perkembangan penanganan pasca banjir yang melanda beberapa kabupaten di Kalsel beberapa waktu lalu. Wamen Alue menyampaikan penanganan pasca banjir di Kalsel ini tidak hanya sektoral di KLHK saja, melainkan kerja kolaboratif yang terintegrasi. Dilakukan bersama-sama antara K/L, pemerintah Provinsi…
Lanjut Baca
Pertamina Dampingi Warga Manfaatkan Gas Metana dari Sampah

Pertamina Dampingi Warga Manfaatkan Gas Metana dari Sampah

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufiq AKSIIKLIM.com – PT Pertamina (Persero) melalui anak perusahaan Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berkomitmen untuk menyediakan kebutuhan energi terbarukan di Indonesia dengan berbasis sumber daya lokal. Salah satunya dengan program inovasi Pertamina yaitu WASTECO (Waste Energy For Community) yang telah berhasil memanfaatkan gas metana sebesar 172.800 m3 ton per tahun dan dapat menghemat penggunaan BBM untuk bahan bakar genset TPAS (Tempat Pembuangan Akhir Sampah) sebesar 28.080 m3 per tahun.  Program WASTECO bermula dari produksi sampah yang terus meningkat per tahun hingga mencapai 350 ton per hari. Namun, masyarakat setempat masih beranggapan bahwa…
Lanjut Baca
Ayo Ikut! Pendaftaran Kompetisi Disain Produk 2021 Dibuka

Ayo Ikut! Pendaftaran Kompetisi Disain Produk 2021 Dibuka

Pewarta : Eri Sutrisno | Editor : Nurul Ikhsan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menggelar kompetisi Indonesia Good Design Selection (IGDS). Pendaftaran IGDS 2021 mulai berlangsung pada 4 Maret 2021 hingga 31 Mei 2021.Humanika AKSIIKLIM.com, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI kembali menggelar kompetisi Indonesia Good Design Selection (IGDS) 2021. IGDS merupakan penghargaan tertinggi untuk desain produk industri terbaik yang diberikan pemerintah kepada desainer produk industri dan perusahaan industri Indonesia. IGDS 2021 bertujuan meningkatkan kualitas dan manfaat produk untuk masyarakat dan mampu mengangkat nilai-nilai budaya lokal yang diterima oleh pasar domestik dan global sebagai solusi berkelanjutan. Penghargaan IGDS 2021 memiliki dua…
Lanjut Baca
Mengenal Kupu-Kupu Malam Papua

Mengenal Kupu-Kupu Malam Papua

Pewarta : Eri Sutrisno | Editor : Nurul Ikhsan Bukan hanya kupu-kupu siang, kupu-kupu malam pun dapat ditemukan di Papua. Saat beristirahat kupu-kupu siang akan menutupkan kedua sayapnya. Sedangkan kupu-kupu malam sayapnya akan terbuka.Kupu-kupu Ornithoptera goliath AKSIIKLIM.com – Sekitar tahun 2005, di sebuah ruangan sederhana di kompleks Biara St Fransiscus di kawasan APO Kota Jayapura, tampak berjajar ratusan loker kayu yang tersusun rapi. Rak-rak itu berisi boks setebal 10 cm dengan permukaan kaca. Di dalam boks itu tersusun rapi ribuan kupu asli Papua. Rupanya warna warni, bahkan ada yang terbesar dan yang terkecil. Semua sudah diawetkan.    Di box berkaca…
Lanjut Baca
Pengelolaan Limbah Abu Batubara Berdasarkan PP Tetap Lindungi Lingkungan

Pengelolaan Limbah Abu Batubara Berdasarkan PP Tetap Lindungi Lingkungan

Pewarta : Rizky Suhartono | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3), pada saat Media Briefing secara telekonferensi (12/3/2021), memberikan penjelasan mengenai Pengelolaan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan.  Direktur Jenderal PSLB3, Rosa Vivien Ratnawati menyampaikan bahwa material FABA yang menjadi limbah nonB3 hanya dari proses pembakaran batubara di luar fasilitas stoker boiler dan/atau tungku industri, seperti antara lain PLTU yang menggunakan sistem pembakaran pulverized…
Lanjut Baca
Kampus IPB University di Dramaga Dikunjungi Burung-Burung Bermigrasi

Kampus IPB University di Dramaga Dikunjungi Burung-Burung Bermigrasi

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufiq AKSIIKLIM.com - Hasil monitoring Uni Konservasi Fauna (UKF) IPB University menunjukkan bahwa ada beberapa lokasi yang telah dikunjungi oleh burung yang sedang bermigrasi. Arboretum Bambu dan Hutan Tropika, Biofarmaka dan Hutan Al-Hurriyah merupakan lokasi yang dikunjungi oleh para satwa migran tersebut. Satwa yang dimaksud antara lain Kangkok Erasia (Cuculus canorus), Kowak Melayu (Gorsachius melanolophus), Sikatan Sisi-Gelap (Muscicapa sibirica), Sikatan Emas (Ficedula zanthopygia), Elang-Laut Perut-Putih (Haliaeetus leucogaster), dan Jalak Tunggir-Merah (Scissirostrum dubium). BACA JUGA : Setelah 172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Jenis burung yang singgah di Kampus Dramaga tentunya…
Lanjut Baca
IPB University Raih Penghargaan Bidang Penanggulangan Bencana dan Penanganan COVID-19 Kategori Perguruan Tinggi dari BNPB

IPB University Raih Penghargaan Bidang Penanggulangan Bencana dan Penanganan COVID-19 Kategori Perguruan Tinggi dari BNPB

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufiq AKSIIKLIM.com, Jakarta - IPB University menerima penghargaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai perguruan tinggi yang terlibat aktif, konsisten dan inovatif dalam penanggulangan bencana. Penghargaan tersebut diberikan saat Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana 2021, (10/3) di Jakarta. BNPB memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah, media, dunia usaha, masyarakat dan perguruan tinggi. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi dan komitmen penanggulangan bencana terutama pada kondisi pandemi COVID-19. BACA JUGA : Kampus IPB University di Dramaga Dikunjungi Burung-Burung Bermigrasi “Terima kasih kepada BNPB atas apresiasinya. Ini adalah penghargaan atas inisiatif IPB University…
Lanjut Baca
PKSPL IPB University Inisiasi Penguatan Kelembagaan Ekosistem Pesisir di Raja Ampat Papua Barat

PKSPL IPB University Inisiasi Penguatan Kelembagaan Ekosistem Pesisir di Raja Ampat Papua Barat

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Heri Taufiq AKSIIKLIM.com, Bogor - Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University melakukan inisiasi awal penguatan kelembagaan pengelola ekosistem pesisir di Kampung Yensawai Barat Distrik Batanta Utara Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat. Inisiasi awal ini dilakukan melalui program Desain Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu dalam Mendukung Percepatan Pelaksanaan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP-3-K) di Provinsi Papua Barat. Kegiatan dimulai tanggal 9 Maret sampai dengan 13 Maret 2021. Tim PKSPL LPPM IPB University terdiri dari Dadan Mulyana, Muhammad Qustam Sahibuddin, Robba…
Lanjut Baca
Mengenal Proper, Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Mengenal Proper, Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Irwan Adhi Husada AKASIIKLIM.com – Sejarah kelahiran Proper tidak dapat dilepaskan dari program kali bersih (Prokasih). Dari Prokasih, ditarik satu pelajaran penting, bahwa pendekatan pengelolaan lingkungan konvensional “command and control” ternyata tidak dapat mendorong peningkatan kinerja pengelolaan lingkungan perusahaan secara menyeluruh. Pada awal pelaksanaan Prokasih, sistem penegakan hukum lingkungan masihlemah, sistem peraturan belum memadai dan kapasitas serta jumlah pengawas lingkungan hidup juga masih terbatas. Tahun 1990-an, sulit mengharapkan industri patuh terhadap peraturan dan bersedia menginvestasikan uang untuk membangun IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah). Bahkan jika mereka sudah investasi, sulit untuk  mengharapkan IPAL tersebut dioperasikan secara benar. Bank Dunia (1990) menemukan terjadinya ketimpangan dalam pola pembuangan   beban pencemaran industri ke sungai. Sekitar 10% industri peserta Prokasih ternyata menghasilkan 50% dari total BOD yang dibuang oleh seluruh industri yang diawasi. Jika distribusi ini  ditarik lebih ke atas, ternyata 75% dari total BOD…
Lanjut Baca
Gandeng Pakar, KKP Dalami Penyebab Mamalia Laut Terdampar Massal di Indonesia

Gandeng Pakar, KKP Dalami Penyebab Mamalia Laut Terdampar Massal di Indonesia

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Irwan Adhi Husada AKASIIKLIM.com, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) tengah mendalami penyebab mamalia laut terdampar massal di Indonesia, khususnya pada kejadian paus pilot terdampar massal di Madura. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono untuk memastikan kelestarian biota laut dan keberlanjutan populasinya untuk kesejahteraan bangsa dan generasi yang akan datang. Pasalnya, mamalia laut merupakan biota laut yang terancam punah dan statusnya telah dilindungi penuh secara…
Lanjut Baca
KKP Selamatkan 215 Ekor Ikan Dilindungi

KKP Selamatkan 215 Ekor Ikan Dilindungi

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Irwan Adhi Husada AKASIIKLIM.com, Pontianak – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) berhasil menyelamatkan 215 ekor ikan dilindungi. Ikan-ikan yang diperoleh dari gelar operasi bersama Stasiun PSDKP Pontianak tersebut dilepasliarkan di Pontianak pada Jumat (5/3). Upaya penyelamatan terhadap ikan dilindungi tersebut merupakan implementasi kebijakan Menteri Trenggono untuk terus menjaga kelestarian sumber daya perikanan. Menteri Trenggono juga telah menetapkan jenis-jenis ikan dilindungi pada awal tahun 2021 lalu. BACA JUGA : Gandeng Pakar, KKP Dalami Penyebab Mamalia Laut Terdampar Massal Di Indonesia “Ini hasil operasi pengawasan, dari…
Lanjut Baca
LIPI Fokuskan Tiga Aspek pada Riset Kebencanaan

LIPI Fokuskan Tiga Aspek pada Riset Kebencanaan

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufiq AKASIIKLIM.com, Jakarta – Indonesia merupakan wilayah kepulauan yang memiliki banyak potensi bencana. Sejak awal bulan Januari yaitu tanggal 1 hingga 26, tercatat sebanyak 221 bencana telah terjadi di Indonesia. “Mengingat tingginya ancaman bencana di Indonesia maka LIPI tergerak untuk melakukan penelitian terkait bencana pada spektrum yang luas. LIPI fokus melakukan penelitian pada tiga aspek yaitu mitigasi, kesiapsiagaan, dan penanganan pasca bencana,” ungkap Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Laksana Tri Handoko pada Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2021, Kamis (4/3). Handoko menyampaikan bahwa riset yang fundamental sangat penting karena menjadi dasar landasan…
Lanjut Baca
Prof Dr Niken Ulupi Bicara Sudut Pandang Ilmiah Haramnya Telur dari Binatang Haram

Prof Dr Niken Ulupi Bicara Sudut Pandang Ilmiah Haramnya Telur dari Binatang Haram

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufiq AKASIIKLIM.com – Telur yang dihasilkan oleh binatang halal sudah jelas dan disepakati bahwa telur tersebut juga halal untuk dikonsumsi. Lalu bagaimana hukumnya telur yang dihasilkan oleh binatang yang haram dikonsumsi seperti ular, buaya, penyu, katak dan lainnya? Memang ada sebagian orang yang berpendapat bahwa telur dari hewan haram hukumnya suci. Tetapi Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa telur yang berasal dari binatang yang tidak halal, haram untuk dikonsumsi. BACA JUGA : Tanam Vetiver untuk Cegah Longsor, Ini Kata Dosen IPB University Prof Dr Niken Ulupi, Guru Besar IPB University dari…
Lanjut Baca
Tanam Vetiver untuk Cegah Longsor, Ini Kata Dosen IPB University

Tanam Vetiver untuk Cegah Longsor, Ini Kata Dosen IPB University

Tanam Vetiver untuk Cegah Longsor, Ini Kata Dosen IPB University AKASIIKLIM.com – Sebagai upaya mitigasi bencana terutama bencana longsor, muncul wacana menanam vetiver atau akar wangi di daerah rawan longsor. Namun upaya mitigasi tersebut harus direncanakan secara transdisiplin dan terintegrasi.Menurut Guru Besar IPB University di bidang Ekologi dan Manajemen Lanskap, Prof Dr Hadi Susilo Arifin, ada banyak tumbuhan yang bisa diusung sebagai tanaman pencegah erosi. Salah satunya adalah tanaman akar wangi (Vetiveria zizanioides) yang dikenal dengan nama populernya sebagai vetiver. BACA JUGA : Prof Dr Niken Ulupi Bicara Sudut Pandang Ilmiah Haramnya Telur dari Binatang Haram Vetiver adalah tanaman yang memiliki…
Lanjut Baca
Setelah 172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan

Setelah 172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufiq AKASIIKLIM.com – Satwa endemik berupa Burung Pelanduk Kalimantan (Malacocincla perspicillata) yang diduga mengalami kepunahan sejak tahun 1848 atau 172 tahun yang lalu, kembali ditemukan. Burung ini kembali dijumpai di Pulau Kalimantan tepatnya di Provinsi Kalimantan Selatan. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Wiratno pada saat Media Briefing melalui telekonferensi (02/03/2021) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para citizen science yaitu masyarakat yang bukan peneliti namun sukarela mengumpulkan dan menganalisa data ilmiah. Wiratno menyebutkan bahwa satwa liar akan sejahtera sepenuhnya apabila hidup di alam…
Lanjut Baca
Tanin Mahoni, Potensial Gantikan Perekat Sintetis

Tanin Mahoni, Potensial Gantikan Perekat Sintetis

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Irwan Adhi Husada AKASIIKLIM.com – Produk kopolimerisasi tanin ekstrak dari kulit kayu mahoni dapat digunakan sebagai perekat dalam pembuatan kayu laminasi berupa balok (glulam) dan papan lamina (laminated board). Kualitas perekatan dan sifat mekanik kedua jenis produk tersebut sebanding dengan produk sejenis berperekat impor. Kandungan tanin pada ekstrak kulit mahoni (Swietenia macrophylla) potensial dikembangkan untuk menggantikan bahan perekat sintetis. Efisiensi menjadi keunggulannya. Hal ini terungkap dari riset Adi Santoso, dkk yang dirilis dalam Jurnal Penelitian Hasil Hutan Volume 38 Nomor 3 Tahun 2020.  BACA JUGA : Mikroba Hutan, Si Kecil Bermanfaat Besar Aplikasi tanin mahoni…
Lanjut Baca
Mikroba Hutan, Si Kecil Bermanfaat Besar

Mikroba Hutan, Si Kecil Bermanfaat Besar

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Irwan Adhi Husada AKASIIKLIM.com – Mikroba hutan, merupakan salah satu komponen sumber daya hutan. Beragam jenis mikroba (bakteri, fungi, yeast, virus, dan lain-lain) diketahui berkontribusi besar bagi keseimbangan ekosistem hutan dan menyimpan banyak manfaat bagi kesejahteraan umat manusia. Di antara manfaatnya dalam bidang kehutanan, lingkungan (bioremediasi, bioplastik), kesehatan (bio-health), dan energi. BACA JUGA : Dr Wini Trilaksani Ungkap Manfaat dan Alasan Fantastisnya Harga Caviar C mencapai  4199 isolat yang terdiri dari 1618 isolat fungi berfilamen; 1619 isolat bakteri; 83 isolat aktinomiset; 807 isolat yeast (khamir) serta 73 isolat yang belum terkelompokkan. Dari 4199 isolat…
Lanjut Baca
Inventarisasi Potensi Keanekaragaman Hayati Jenis Tumbuhan di TN Sebangau

Inventarisasi Potensi Keanekaragaman Hayati Jenis Tumbuhan di TN Sebangau

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Irwan Adhi Husada AKASIIKLIM.com, Pulang Pisau – Balai Taman Nasional (BTN) Sebangau melaksanakan kegiatan inventarisasi potensi keanekaragaman hayati jenis tumbuhan di Resort Bangah Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Kabupaten Pulang Pisau (06/03). Kegiatan ini sudah mulai dilaksanakan sejak tahun lalu dengan tujuan untuk mengumpulkan data potensi sekaligus menambah bahan informasi tentang sebaran keanekaragaman hayati yang ada dalam kawasan TN Sebangau. BACA JUGA : Laju Deforestasi Indonesia Turun 75,03 % Kegiatan inventarisasi potensi keanekaragaman hayati jenis tumbuhan dilaksanakan melalui pengamatan langsung terhadap potensi flora yang dijumpai. Adapun langkah pengambilan datanya menggunakan perangkat GPS…
Lanjut Baca
Laju Deforestasi Indonesia Turun 75,03 %

Laju Deforestasi Indonesia Turun 75,03 %

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Irwan Adhi Husada AKASIIKLIM.com, Jakarta - Indonesia berhasil menurunkan deforestasi 75,03 % di periode tahun 2019-2020, hingga berada pada angka 115,46 ribu ha. Angka ini jauh menurun dari deforestasi tahun 2018-2019 sebesar 462,46 ribu ha. Data ini dirilis Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen PKTL KLHK). "Jika dilihat tren deforestasi berdasarkan data sebelumnya, maka tahun ini pengurangan hutan Indonesia relatif rendah dan cenderung stabil," kata Plt. Direktur Jenderal PKTL Ruandha Agung Sugardiman, saat media briefing di Jakarta, Rabu (3/3). BACA JUGA : Deforestasi Indonesia Turun, Terendah…
Lanjut Baca
KLHK Resmikan IPAL Komunal Domestik Hasil Kerja Bersama Warga di Batu, Jawa Timur

KLHK Resmikan IPAL Komunal Domestik Hasil Kerja Bersama Warga di Batu, Jawa Timur

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufiq AKASIIKLIM.com, Kota Batu - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) meresmikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal Domestik untuk air limbah rumah tangga di Kota Batu, Jawa Timur (3/3/2021). IPAL Komunal Domestik yang diresmikan kali ini berlokasi di RT 5 RW 13, Dusun Matsari, Desa Pesanggrahan, Kec Batu, Kota Batu mampu untuk mengolah air limbah rumah tangga sebanyak 60 KK atau 24 m3 per hari yang berasal dari kegiatan MCK dan dapur warga. Pembangunan IPAL Komunal ini dilaksanakan dengan konsep padat karya. Seluruh…
Lanjut Baca
Pengembangan QR Code Interpretasi di TN Kelimutu

Pengembangan QR Code Interpretasi di TN Kelimutu

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufiq AKASIIKLIM.com, Ende - Disela penutupan aktivitas wisata di Taman Nasional (TN) Kelimutu, kini di areal wisata TN Kelimutu telah dikembangkan QR Code Interpretasi atau sebuah fasilitas pemanduan wisata digital mandiri. Pengembangan QR Code Interpretasi ini dilakukan staf di Balai TN Kelimutu untuk membantu dan memudahkan wisatawan mengetahui berbagai informasi seputar spot-spot wisata di TN Kelimutu. Baik berupa situs alam, situs budaya maupun situs sejarah yang ada di TN Kelimutu. BACA JUGA : Deforestasi Indonesia Turun, Terendah Dalam Sejarah Sistem kerja dari QR Code yaitu pengunjung melakukan scan pada barcode dan akan terhubung ke link narasi…
Lanjut Baca
Dirjen KSDAE Apresiasi Dukungan Multi Pihak Perkuat Program Konservasi

Dirjen KSDAE Apresiasi Dukungan Multi Pihak Perkuat Program Konservasi

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufiq AKASIIKLIM.com, Lampung - Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Dirjen KSDAE) Wiratno melakukan kunjungan kerja ke Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Minggu (28/2). Dalam kesempatan kunjungan kerja, Dirjen KSDAE juga memberikan penghargaan kepada Ketua Komisi IV DPR RI, Bupati Tanggamus John Kenedie, Bupati Lampung Barat Agus Wahyudiyono, Kepala Resort Pemerihan, Kepala Resort Suoh, Peratin Pemerihan, 13 orang Ketua Tim Satgas Penanggulangan Konflik, 5 orang Pawang/Mahout, dan Local Champions yang ada di wilayah pengelolaan TNBBS. Total piagam penghargaan yang diberikan sejumlah 40 piagam penghargaan. Para penerima penghargaan dinilai telah memberikan kontribusi…
Lanjut Baca
Deforestasi Indonesia Turun, Terendah Dalam Sejarah

Deforestasi Indonesia Turun, Terendah Dalam Sejarah

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufiq AKASIIKLIM.com, Jakarta - Pemantauan hutan dan deforestasi ini dilakukan pada seluruh daratan Indonesia seluas 187 juta hektar, baik di dalam kawasan hutan maupun diluar kawasan hutan, dan berdasarkan penyesuaian terhadap peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) yang terdapat dalam program Kebijakan Satu Peta (KSP). Pemantauan ini dilakukan menggunakan citra satelit yang disediakan LAPAN dan di identifikasi secara visual oleh tenaga teknis penafsir KLHK yang tersebar di seluruh Indonesia.Dikutip Aksiiklim.com dari rilis KLHK, hasil pemantauan hutan Indonesia Tahun 2020 menunjukkan bahwa luas lahan berhutan seluruh daratan Indonesia adalah 95,6 juta ha atau 50,9…
Lanjut Baca
Pelepasliaran Elang Brontok di Site Monitoring Situgunung-Cimungkad

Pelepasliaran Elang Brontok di Site Monitoring Situgunung-Cimungkad

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufiq AKASIIKLIM.com, Cibodas - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) bersama Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (BTNGHS) melaksanakan kegiatan pelepasliaran Elang Brontok (Nisaetus cirrhatus) ke habitat alaminya di kawasan TNGGP (Resort PTN Situgunung) yang merupakan lokasi wisata. Pelepasliaran ini dapat dijadikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli lagi terhadap satwa liar. Jenis Elang Brontok (Nisaetus cirrhatus) yang akan dilepasliarkan sebanyak 2 (dua) individu bernama “Febi” dan “Jack” merupakan hasil dari rehabilitasi di Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ) BTNGHS. Elang Brontok “Febi” direhabilitasi selama 1 (satu) tahun 2 (dua) bulan dan di kandang karantina…
Lanjut Baca
Vonis Penjara Dua Pembunuh Gajah di Kelayang Riau

Vonis Penjara Dua Pembunuh Gajah di Kelayang Riau

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Nurul Ikhsan AKASIIKLIM.com, Pekanbaru - Tim penegak hukum Polda Riau, Polres Indragiri Hulu, Kejaksaan Indragiri Hulu dan Balai Besar KSDA Riau menangkap 2 orang pelaku pembunuhan gajah di Kelayang, Indragiri Hulu. Perkara ini telah inkrah dan telah dijatuhi putusan pengadilan. Barang buktipun ditindaklanjuti sesuai hasil putusan pengadilan. BACA JUGA : Deforestasi Indonesia Turun, Terendah Dalam Sejarah Ujang Holisudin selaku Kepala Seksi Perencanaan, Perlindungan dan Pengawetan Balai Besar KSDA Riau menerima penyerahan barang bukti sepasang Gading Gajah dengan panjang (kiri 95 cm dan kanan 94 cm), serta satu tengkorak kepala Gajah pada hari Kamis,…
Lanjut Baca
Dr Wini Trilaksani Ungkap Manfaat dan Alasan Fantastisnya Harga Caviar

Dr Wini Trilaksani Ungkap Manfaat dan Alasan Fantastisnya Harga Caviar

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Hery Taufik Aksiiklim.com – Caviar saat ini masih dianggap sebagai makanan mewah. Wajar saja, mahalnya harga telur ikan sturgeon ini ketersediaannya masih langka dan terbatas. Ikan sturgeon merupakan ikan purba yang dapat ditemui di perairan Laut Kaspia dan Laut Hitam. Di balik harganya yang fantastis, ternyata caviar memiliki kandungan zat gizi makro dan mikro lengkap yang bermanfaat bagi tubuh. Dr Wini Trilaksani, dosen IPB University dari Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) mengungkapkan, caviar atau telur ikan pada umumnya dapat menjadi alternatif sumber pangan sebab kandungan gizinya yang cukup…
Lanjut Baca
Lulusan Doktor IPB University Ini Jelaskan Keunikan Kelelawar

Lulusan Doktor IPB University Ini Jelaskan Keunikan Kelelawar

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Hery Taufik Aksiiklim.com - Saat ini para peneliti dari World Health Organization (WHO) bekerjasama dengan pemerintah Tiongkok sedang meneliti asal-usul virus SARS-COV2 yang menyebabkan merebaknya COVID-19. Artikel yang terbit di Nature beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa tidak ada bukti yang mengarah pada teori bahwa virus tersebut merupakan buatan manusia di laboratorium. Sebaliknya, terdapat indikasi kuat bahwa virus tersebut kemungkinan berasal dari kelelawar. Namun, mekanisme virus ini bisa menulari manusia sampai saat ini masih belum diketahui. Desrayni Hanadhita, lulusan S3 Program Studi Ilmu-ilmu Faal dan Khasiat Obat, IPB University mencoba mengungkapkan beberapa keunikan dari…
Lanjut Baca
KLHK Fokuskan Aksi Mitigasi dan Adaptasi Menuju COP-26

KLHK Fokuskan Aksi Mitigasi dan Adaptasi Menuju COP-26

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Hery Taufik Aksiiklim.com - Menuju COP-26 UNFCCC yang akan diadakan akhir tahun 2021 di Glasgow, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyelenggarakan diskusi Pojok Iklim pada Rabu (6/1). Diskusi perdana di tahun 2021ini dilakukan secara virtual dengan pembahasan tentang aksi nyata dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Indonesia.  Indonesia sebagai bagian dari masyarakat global, telah menunjukkan upaya nyata dalam memenuhi target Nationally Determined Contribution (NDC) untuk menurunkan emisi 29 dengan upaya sendiri, dan meningkatkan target penurunannya hingga 41% pada tahun 2030 dengan dukungan internasional.   Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen…
Lanjut Baca
Kelola CITES Menteri Trenggono Teken Aturan Perlindungan Pisces

Kelola CITES Menteri Trenggono Teken Aturan Perlindungan Pisces

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Nurul Ikhsan Aksiiklim.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perlindungan Jenis Ikan yang menetapkan 20 jenis ikan bersirip (pisces) sebagai jenis yang dilindungi. Kepmen KP tersebut ditandatangani oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono pada tanggal 4 Januari 2021. Dalam keterangannya di Jakarta, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut TB Haeru Rahayu menjelaskan penetapan status perlindungan 20 jenis ikan bertujuan untuk menjaga dan menjamin keberadaan, ketersediaan, dan kesinambungan jenis ikan dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai serta keanekaragaman sumber…
Lanjut Baca
Penyidik KLHK Serahkan Tersangka Perdagangan Kayu Ilegal Asal Ambon Ke Kejari Sikka

Penyidik KLHK Serahkan Tersangka Perdagangan Kayu Ilegal Asal Ambon Ke Kejari Sikka

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Hery Taufik Aksiiklim.com – Penyidik Balai Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabalnusra) menyerahkan tersangka perdagangan kayu ilegal asal Seram, Ambon, Maluku berinisial JT (45) beserta barang bukti kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Sikka, di Ambon, Maluku, Kamis (14/1). Tersangka merupakan Direktur CV Astria Arifa. “Masa pandemi COVID-19 tidak menyurutkan upaya penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan. Bagi masyarakat yang mengetahui adanya perdagangan dan peredaran hasil hutan kayu ilegal silakan melapor ke Balai Gakkum KLHK,” kata Kepala Balai Gakum KLHK Wilayah Jabalnusra, M. Nur. Barang bukti tindak pidana yang diserahkan kepada Kejari Sikka…
Lanjut Baca
Dukung Kaombo KKP Perkuat Masyarakat Hukum Adat di Wakatobi

Dukung Kaombo KKP Perkuat Masyarakat Hukum Adat di Wakatobi

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Hery Taufik Aksiiklim.com, Wakatobi – Direktorat Jenderal Pengelolaan Laut (Ditjen PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memberikan perlindungan dan penguatan terhadap Masyarakat Hukum Adat (MHA) di sejumlah wilayah Indonesia. Salah satunya adalah MHA Sarano Wali di Pulau Binongko Kabupaten Wakatobi. Selain memfasilitasi terbitnya Peraturan Bupati Wakatobi Nomor 29 Tahun 2019 tentang Perlindungan Masyarakat Hukum Adat Sarano, KKP juga memberikan sejumlah bantuan kepada MHA Sarano Wali pada akhir tahun lalu, sebagai stimulus dalam memperkuat MHA di Pulau Wakatobi. Dirjen PRL, TB Haeru Rahayu mengatakan sesuai UUD 1945 Pasal 18B, negara mengakui dan menghormati…
Lanjut Baca
Dukungan KKP Sukseskan Program Bangga Berwisata #DiIndonesiaAja

Dukungan KKP Sukseskan Program Bangga Berwisata #DiIndonesiaAja

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Nurul Ikhsan Aksiiklim.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah menyiapkan skenario untuk mendukung kesuksesan program Bangga Berwisata #DiIndonesiaAja guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang menurun akibat pandemi Covid-19 sejak hampir satu tahun ke belakang, di antaranya dengan menyiapkan program wisata bahari beserta regulasinya. Program yang dimaksud adalah Desa Wisata Bahari (Dewi Bahari) yang dijalankan oleh Ditjen Pengelolaan Ruang Laut (DJPRL) berdasarkan Permen KP No. 93 Tahun 2020 tentang Pembangunan Desa Wisata Bahari yang berlaku sejak 28 Desember 2020. “KKP siap mendukung Bangga Berwisata di Indonesia Aja dengan menyiapkan beberapa program. Salah satunya…
Lanjut Baca
KLHK: Bukan Soal Luas Hutan Banjir Kalsel Karena Anomali Cuaca

KLHK: Bukan Soal Luas Hutan Banjir Kalsel Karena Anomali Cuaca

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Nurul Ikhsan Aksiiklim.com – Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), MR Karliansyah menegaskan, banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan disebabkan oleh anomali cuaca dan bukan soal luas hutan di DAS Barito wilayah Kalsel. DAS Barito Kalsel  seluas 1,8  juta hektar hanya merupakan sebagian dari DAS Barito Kalimantan seluas 6,2 juta hektar. DAS Barito Kalsel secara kewilayahan hanya mencakup 39,3% Persen kawasan hutan dan 60,7% persen Areal  Penggunaan Lain (APL) bukan hutan. Kondisi  wilayah DAS Barito Kalsel tidak sama dengan  DAS Barito Kalimantan secara keseluruhan. Sangat…
Lanjut Baca
Simulasi Pembukaan Wisata Alam TN Way Kambas

Simulasi Pembukaan Wisata Alam TN Way Kambas

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Labuhan Ratu - Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) berencana membuka kembali kegiatan wisata alam yang ada. Sebagai tahap awal, Balai TNWK menggelar simulai kegiatan wisata di masa pandemi corona virus disease (covid-19), Senin (18/1). Simulasi kegiatan wisata dengan menerapkan protokol kesehatan digelar di Pusat Konservasi Gajah (PKG) yang dibuka oleh Bupati Lampung Timur (Lamtim) Zaiful Bokhari, ST, MM. dan juga dihadiri Kapolres Lampung Timur AKBP Wawan Setiawan, SIK serta jajaran Forkopimda Lampung Timur. Zaiful Bokhari menjelaskan, simulasi ini dilaksanakan untuk mengecek persiapan Balai TNWK dalam menerima kunjungan wisata dengan menerapkan…
Lanjut Baca
Energi Terbarukan Wujudkan Papua Terang

Energi Terbarukan Wujudkan Papua Terang

Penulis : Tim Redaksi | Editor : Irwan Adhi Husada Puskesmas Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua. (AKSIIKLIM.com) Aksiiklim.com – Tangan Dokter Marsia cekatan memompa aneroid, alat pengukur tekanan darah, pada lengan tangan pasien di Puskesmas Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua. Berkat aliran listrik, ia tak lagi kesulitan memberikan tindakan pertolongan kesehatan bagi warga setempat. Di Puskesmas, listrik ia gunakan untuk penerangan dalam memasang infus, alat bantu pernafasan, berbagai peralatan medis, hingga untuk menghangatkan bayi baru lahir. Dokter berusia 30 tahun tersebut merasa senang, kini pelayanan yang diberikan dapat berjalan optimal. “Sebelum adanya listrik kami mengalami banyak sekali kesusahan,…
Lanjut Baca
Presiden Serahkan SK Hutan Sosial, Hutan Adat Dan TORA di 30 Provinsi

Presiden Serahkan SK Hutan Sosial, Hutan Adat Dan TORA di 30 Provinsi

Penulis : Tim Redaksi | Editor : Irwan Adhi Husada Secara simbolis Presiden Joko Widodo menyerahkan Surat Keputusan (SK) Hutan Sosial, Hutan Adat, dan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA), di Istana Negara Jakarta, Kamis (7/1). (AKSIIKLIM.com) Aksiiklim.com - Sejak lima tahun terakhir, Pemerintah memiliki perhatian khusus terhadap redistribusi aset melalui program Reforma Agraria. Program ini penting untuk pemerataan ekonomi, khususnya di pedesaan dan sekitar kawasan hutan. Reforma Agraria juga menjadi salah satu jawaban untuk mengatasi sengketa agraria yang terjadi. “Karena itu Pemerintah akan terus mendorong redistribusi aset ini, baik melalui kebijakan Perhutanan Sosial dan Reforma Agraria,” kata Presiden RI Joko…
Lanjut Baca
Air Sumber Daya Kehidupan Yang Harus Berkesinambungan

Air Sumber Daya Kehidupan Yang Harus Berkesinambungan

AksiIklim.com - Air adalah sumber daya vital terbarukan yang semakin mendesak kepentingannya dengan berbagai permintaan dan persaingan dari masyarakat, industri, dan pertanian. Ketika air menjadi tidak tersedia atau tidak dapat digunakan, kehidupan itu sendiri tidak dapat dipertahankan. Ke-tidak tersediaan air lebih mudah dipahami daripada air yang berkesinambungan: Kita tahu kapan kita tidak memilikinya, karena ketika air tidak tersedia atau kualitasnya sangat buruk, kehidupan itu sendiri tidak akan bertahan. Jadi bagaimana kita menentukan definisi kelestarian air? kita dapat menetapkan kelestarian air sebagai persediaan air bersih yang berkelanjutan untuk penggunaan manusia dan organisme hidup lainnya. Definisi ini  tidak menentukan secara tepat berapa…
Lanjut Baca