LIPI

Menguak Arus Laut Timur Indonesia

Menguak Arus Laut Timur Indonesia

Pewarta : Kristantyo Wisnubroto | Editor : Heri Taufik Ekspedisi Indonesia Timur bertujuan untuk mitigasi fenomena cuaca ekstrem dan perubahan iklim.Ekspedisi Indonesia Timur 2021 AKSIIKLIM.com - Arus laut Nusantara kembali menjadi objek penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Menyusuri perairan di timur Indonesia, tahun ini, Ekspedisi Indonesia Timur 2021 kembali dilakukan selama 72 hari dengan menggunakan Kapal Riset Baruna Jaya VIII. Baruna Jaya VIII adalah kapal penelitian multiguna yang dibuat pada 1998 di Norwegia dengan ukuran yang panjang sekitar 53,2 meter. Rute ekspedisi yang dilakukan terbagi menjadi tiga Leg, yaitu ekspedisi Leg I dimulai pada 7--27 Januari 2021 (20 hari…
Lanjut Baca
Pelayaran Riset Ekspedisi Indonesia Timur 2021, Menguak Arus Lintas Indonesia

Pelayaran Riset Ekspedisi Indonesia Timur 2021, Menguak Arus Lintas Indonesia

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Nurul Ikhsan “Ekspedisi ini ditujukan untuk mengetahui sifat-sifat oseanografi fisika dari arus laut lintas Indonesia atau disebut juga dengan Indonesia Throughflow, percampuran air, dan kenaikan permukaan air laut."Laksana Tri Handoko | Kepala LIPI AKSIIKLIM.com, Jakarta - Wilayah laut Indonesia mencakup hampir 70% luas wilayah Nusantara. Di dalamnya terdapat Arus Lintas Indonesia (Arlindo) yang menjadi kanal penghubung perairan Indonesia Pasifik dan Samudra Hindia. Arlindo berperan penting dalam mengangkut panas global dan memengaruhi iklim dunia. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Oseaonografi melakukan pelayaran riset Ekspedisi Indonesia Timur 2021 untuk menguak karakter Airlindo…
Lanjut Baca
LIPI Fokuskan Tiga Aspek pada Riset Kebencanaan

LIPI Fokuskan Tiga Aspek pada Riset Kebencanaan

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufiq AKASIIKLIM.com, Jakarta – Indonesia merupakan wilayah kepulauan yang memiliki banyak potensi bencana. Sejak awal bulan Januari yaitu tanggal 1 hingga 26, tercatat sebanyak 221 bencana telah terjadi di Indonesia. “Mengingat tingginya ancaman bencana di Indonesia maka LIPI tergerak untuk melakukan penelitian terkait bencana pada spektrum yang luas. LIPI fokus melakukan penelitian pada tiga aspek yaitu mitigasi, kesiapsiagaan, dan penanganan pasca bencana,” ungkap Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Laksana Tri Handoko pada Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2021, Kamis (4/3). Handoko menyampaikan bahwa riset yang fundamental sangat penting karena menjadi dasar landasan…
Lanjut Baca