Laut

KLHK, ASEAN dan Jerman Perkuat Kerja Sama Penanganan Sampah Laut

KLHK, ASEAN dan Jerman Perkuat Kerja Sama Penanganan Sampah Laut

Pewarta : Jamaludin Al Afghani | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Sekretariat ASEAN dan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) berinisiatif memperkuat kerjasama dalam bidang Sirkularitas Plastik Untuk Penanganan Sampah Laut dengan melaksanakan Dialog Kebijakan, di Jakarta, Rabu (30/11). Forum pertama ini menjadi momen peluncuran resmi Proyek 3RproMar di Indonesia untuk periode 2022-2025. Kerjasama ini merupakan Proyek ASEAN-Jerman yang berfokus pada isu ekonomi sirkular dan kesadaran lingkungan, khususnya penanganan sampah di laut. Dialog kebijakan menggali informasi, pengetahuan, strategi serta menjadi wadah pembelajaran dan bertukar informasi tentang sirkularitas plastik untuk mengatasi sampah laut di…
Lanjut Baca
Menhub Apresiasi Ekspedisi Pinisi Nowergia untuk Jaga Kelestarian Laut

Menhub Apresiasi Ekspedisi Pinisi Nowergia untuk Jaga Kelestarian Laut

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Senin (7/11), mengunjungi Kapal Pinisi asal Norwegia yang sandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Menhub mengapresiasi para ilmuwan dan pemerhati lingkungan laut yang berinisiatif melakukan ekspedisi keliling dunia menggunakan kapal pinisi, untuk membawa misi menjaga kelestarian laut dunia. Kapal pinisi bernama Statsraad Lehmkuhl tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada Minggu 6 November 2022, membawa sebanyak 147 penumpang. Dijadwalkan, kapal berusia 107 tahun ini akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok hingga 9 November 2022 sebelum melanjutkan perjalanannya ke negara lainnya dalam kegiatan bernama “One…
Lanjut Baca
KKP Terima Hibah Kapal WWF Indonesia

KKP Terima Hibah Kapal WWF Indonesia

Pewarta : Jamaludin Al Afghani | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Banyuwangi - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerima hibah Kapal Motor Floating Rangers Station atau KM. FRS Menami dari WWF Indonesia. Kapal tersebut selanjutnya akan dimanfaatkan oleh Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP) untuk mendukung diklat konservasi perairan, kegiatan yang berkaitan dengan ekowisata bahari, serta survei wilayah perairan. Serah terima dilakukan oleh Chief Operation Officer Yayasan WWF Indonesia, Lukas Adhyakso kepada Kepala BRSDM, I Nyoman Radiarta pada 9 Oktober 2022, di Pantai Boom Banyuwangi. Seremoni penyerahan hibah kapal dari WWF Indonesia ke KKP dilakukan di…
Lanjut Baca
Menteri LHK Apresiasi Keterlibatan Insan Pers dalam Program Rehabilitasi Mangrove

Menteri LHK Apresiasi Keterlibatan Insan Pers dalam Program Rehabilitasi Mangrove

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK) Siti Nurbaya mengapresiasi keterlibatan insan pers dalam program percepatan rehabilitasi mangrove di Indonesia. Program ini menurutnya telah ditetapkan Presiden Joko Widodo sebagai salah satu agenda penting nasional dalam upaya pelestarian sumber daya alam dan pemulihan lingkungan. "Saya menyampaikan penghargaan yang tinggi dan ucapan terima kasih atas prakarsa Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memasukkan Agenda Mangrove dalam rangkaian acara Hari Pers Nasional Tahun 2022 sebagai tanda atensi yang sungguh-sungguh dari kalangan pers, jurnalistik, akan aspek lingkungan dan sumberdaya alam," ujar Menteri LHK, dalam Workshop…
Lanjut Baca
Aktivis Lingkungan Hidup Soroti Tambak Udang Diduga Beroperasi Tanpa Izin Usaha

Aktivis Lingkungan Hidup Soroti Tambak Udang Diduga Beroperasi Tanpa Izin Usaha

Pewarta : Jamaludin Al Afghani | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM, Lebak - Aktivis lingkungan hidup menyoroti dugaan menyalahi aturan beroperasinya usaha budidaya tambak udang di Desa Pondok Panjang, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Tokoh aktivis di Lebak Selatan Galih Januar Pamungkas yang juga mantan Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC), mengatakan pihaknya bersama sejumlah lembaga penggiat lingkungan hidup dengan tegas mengkritisi adanya usaha tambak udang yang menurutnya diduga pihak pemilik belum menyelesaikan perizinan usaha tambak udang. Pasalnya, ungkap Galih, beroperasinya usaha budidaya udang tersebut dianggap sudah melabrak sejumlah aturan yang berlaku. Tidak hanya menyalahi aturan, keberadaan tambak udang…
Lanjut Baca
Menguak Arus Laut Timur Indonesia

Menguak Arus Laut Timur Indonesia

Pewarta : Kristantyo Wisnubroto | Editor : Heri Taufik Ekspedisi Indonesia Timur bertujuan untuk mitigasi fenomena cuaca ekstrem dan perubahan iklim.Ekspedisi Indonesia Timur 2021 AKSIIKLIM.com - Arus laut Nusantara kembali menjadi objek penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Menyusuri perairan di timur Indonesia, tahun ini, Ekspedisi Indonesia Timur 2021 kembali dilakukan selama 72 hari dengan menggunakan Kapal Riset Baruna Jaya VIII. Baruna Jaya VIII adalah kapal penelitian multiguna yang dibuat pada 1998 di Norwegia dengan ukuran yang panjang sekitar 53,2 meter. Rute ekspedisi yang dilakukan terbagi menjadi tiga Leg, yaitu ekspedisi Leg I dimulai pada 7--27 Januari 2021 (20 hari…
Lanjut Baca
Pelayaran Riset Ekspedisi Indonesia Timur 2021, Menguak Arus Lintas Indonesia

Pelayaran Riset Ekspedisi Indonesia Timur 2021, Menguak Arus Lintas Indonesia

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Nurul Ikhsan “Ekspedisi ini ditujukan untuk mengetahui sifat-sifat oseanografi fisika dari arus laut lintas Indonesia atau disebut juga dengan Indonesia Throughflow, percampuran air, dan kenaikan permukaan air laut."Laksana Tri Handoko | Kepala LIPI AKSIIKLIM.com, Jakarta - Wilayah laut Indonesia mencakup hampir 70% luas wilayah Nusantara. Di dalamnya terdapat Arus Lintas Indonesia (Arlindo) yang menjadi kanal penghubung perairan Indonesia Pasifik dan Samudra Hindia. Arlindo berperan penting dalam mengangkut panas global dan memengaruhi iklim dunia. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Oseaonografi melakukan pelayaran riset Ekspedisi Indonesia Timur 2021 untuk menguak karakter Airlindo…
Lanjut Baca
KKP Tindak Tegas Empat Kapal Cantrang di Selat Makassar

KKP Tindak Tegas Empat Kapal Cantrang di Selat Makassar

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Heri Taufiq Aksiiklim.com - Kementerian Keluatan dan Perikanan (KKP) menangkap empat unit kapal ikan cantrang yang melanggar ketentuan operasional di Selat Makassar. Keempat kapal yang diketahui pernah melakukan praktik penurunan bobot kapal (mark down) tersebut tak berkutik saat diamankan oleh awak kapal pengawas perikanan Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP karena beroperasi di Jalur II yang menjadi lokasi penangkapan ikan nelayan dibawah 30 GT. Tindakan tegas terhadap keempat kapal tersebut sejalan dengan komitmen Menteri Trenggono untuk menegakkan aturan main dalam rangka mewujudkan tata kelola perikanan yang berkelanjutan. Dalam berbagai kesempatan Menteri…
Lanjut Baca
Gandeng Pakar, KKP Dalami Penyebab Mamalia Laut Terdampar Massal di Indonesia

Gandeng Pakar, KKP Dalami Penyebab Mamalia Laut Terdampar Massal di Indonesia

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Irwan Adhi Husada AKASIIKLIM.com, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) tengah mendalami penyebab mamalia laut terdampar massal di Indonesia, khususnya pada kejadian paus pilot terdampar massal di Madura. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono untuk memastikan kelestarian biota laut dan keberlanjutan populasinya untuk kesejahteraan bangsa dan generasi yang akan datang. Pasalnya, mamalia laut merupakan biota laut yang terancam punah dan statusnya telah dilindungi penuh secara…
Lanjut Baca