Habitat

Si Busok, Kucing Leopard dari Madura

Si Busok, Kucing Leopard dari Madura

Pewarta : Anton Setiawan | Editor : Nurul Ikhsan Kucing busok merupakan satwa endemik yang hanya ada di Madura khususnya di Pulau Raas, sebuah pulau seluas 39 kilometer persegi yang dapat ditempuh selama enam jam perjalanan laut dari Sumenep. AKSIIKLIM.com - Raas adalah nama sebuah pulau karang yang berada di sebelah timur Pulau Madura, Jawa Timur. Masuk dalam wilayah Kabupaten Sumenep, pulau seluas 39 kilometer persegi tersebut adalah pusat administratif Kecamatan Raas yang terdiri dari sembilan desa serta pulau-pulau kecil di sebelah utara dan timurnya. Pulau karang ini diapit oleh Tonduk serta Sapudi, pulau lumbung sapi dan domba di Madura.…
Lanjut Baca
Namdur, Arsitek Bersayap dari Papua

Namdur, Arsitek Bersayap dari Papua

Pewarta : Anton Setiawan | Editor : Nurul Ikhsan Burung namdur jantan akan membangun sarangnya di atas tanah dengan bentuk seunik mungkin, dilengkapi semacam teras yang dihiasi aneka benda agar mampu memikat hati namdur betina pada saat musim kawin tiba. AKSIIKLIM.com - Burung menjadi salah satu satwa paling menarik bagi masyarakat karena selain indah, tak sedikit di antaranya memiliki sifat kharismatik dan menjadi petunjuk penting yang berhubungan dengan upaya konservasi. Sejak lama burung telah memberikan ide bagi banyak pihak untuk dijadikan motif pada pakaian, karya seni, bahan pemanis topi. Atau dipelihara dalam sangkar sebagai koleksi atau sekadar hobi. Burung pun…
Lanjut Baca
Tiga Ekor Harimau Sumatera Terekam Kamera di TN Bukit Tiga Puluh

Tiga Ekor Harimau Sumatera Terekam Kamera di TN Bukit Tiga Puluh

Pewarta : Irwan Adhi Husada | Editor : Heri Taufiq AKSIIKLIM.com - Tiga Ekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang diduga induk dan 2 ekor anaknya tertangkap salah satu camera trap Balai Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT), yang dipasang tanggal 21-27 Maret 2021. Ketiga Harimau Sumatera terlihat sehat dimana kondisi tegakan disekitar kamera jebak terpasang dalam keadaan baik. Ini merupakan hasil dari pengambilan data  kegiatan pemantauan satwa secara berkala, yang dilakukan oleh Tim Balai TNBT dan PT LAJ (Lestari Asri Jaya). Pemantauan dilakukan dengan pemasangan kamera jebak (camera trap) sebanyak 16 unit pada Zona Inti dan Zona Rimba serta…
Lanjut Baca
KLHK dan Polisi Sita Ratusan Satwa Burung Dilindungi di Bakauheni Lampung, Pelaku Ditahan

KLHK dan Polisi Sita Ratusan Satwa Burung Dilindungi di Bakauheni Lampung, Pelaku Ditahan

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Seksi Konservasi Wilayah III Lampung berhasil mengidentifikasi, dari total 272 ekor burung yang diselundupkan, sebanyak 135 ekor merupakan satwa burung yang dilindungi. AKSIIKLIM.com, Lampung - Balai Pengembangan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPLHK), wilayah Sumatera menyita 135 ekor burung dilindungi dan bus pengangkutnya di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (26/3/2021). Penyidik BPPLHK memeriksa AA (28), JS (33) awak bus dan DB (37), dan kemudian menetapkan DB (37) supir bus sebagai tersangka. Saat ini DB ditahan di Rutan Polda Lampung. Kepala BPPLHK Wilayah Sumatera, Eduward…
Lanjut Baca
Terperangkap Jerat Babi, BKSDA Sumsel Berhasil Evakuasi Beruang Madu

Terperangkap Jerat Babi, BKSDA Sumsel Berhasil Evakuasi Beruang Madu

Pewarta : Julita Pitria | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Sumsel - Balai KSDA Sumatera Selatan (BKSDA Sumsel) melalui Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Lahat bersama Unit Pidana Khusus (Pidsus) Polres Lahat berhasil menyelamatkan seekor Beruang madu yang terperangkap jerat babi di daerah Talang Kabu, Pagar Agung, Lahat pada Selasa (30/3). Informasi satwa dilindungi yang terjerat tersebut bermula dari laporan yang disampaikan Unit Pidsus Polres Lahat. BACA JUGA : Gakkum KLHK Sita 125 Satwa Dilindungi Saat tim datang, beruang dewasa berjenis kelamin jantan tersebut dalam kondisi hidup dan terjerat pada bagian tangan kanan. Sedangkan bagian tangan kiri terluka, membengkak serta…
Lanjut Baca
Gakkum KLHK Sita 125 Satwa Dilindungi

Gakkum KLHK Sita 125 Satwa Dilindungi

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Jakarta - Tim Operasi Pengamanan Peredaran Satwa Dilindungi Balai Gakkum KLHK Wilayah Jabalnusra bersama Polresta Surakarta menyita barang bukti berupa 125 satwa dilindungi dan mengamankan tersangka berinisial YAS (22), pada 27 Maret 2021 di Desa Karangasem, RT/RW 01/01, Laweyan Surakarta. Saat ini Tim Penyidik Balai Gakkum KLHK Jabalnusra masih memeriksa pelaku dan barang bukti yang diamankan sementara di Polresta Surakarta. “Penahanan dan penyitaan ini berkat pengaduan masyarakat yang kami tindaklanjuti dengan pengumpulan data dan informasi 26 maret 2021. Hasilnya ditindaklanjuti oleh Tim operasi Balai Gakkum KLHK Jabalnusra dan Polresta Surakarta,” kata…
Lanjut Baca
Balai KSDA Maluku Lepasliarkan 12 Ekor Burung Junai Emas Kembali ke Habitatnya

Balai KSDA Maluku Lepasliarkan 12 Ekor Burung Junai Emas Kembali ke Habitatnya

Pewarta : Abas Hurasan | Editor : Nurul Ikhsan Aksiiklim.com, Maluku - Tim Patroli Resort Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Halmahera Barat pada Balai KSDA Maluku melakukan pelepasliaran satwa liar yang dilindungi undang-undang berupa Burung Junai Emas (Caloenas nicobarica) sebanyak 12 ekor, Minggu (28/2/21). Pelepasliaran 12 Burung Junai Emas dilakukan di lokasi hutan kawasan pesisir Desa Loleo, Kecamatan Weda Selatan. Burung Junai Emas termasuk habitat yang sudah langka. Populasinya terus berkurang dikarenakan perburuan liar oleh masyarakat. Satwa burung yang dilepasliarkan tersebut merupakan hasil pengamanan petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 1 Ternate pada bulan Januari lalu. Sebelumnya, 12…
Lanjut Baca
Kampus IPB University di Dramaga Dikunjungi Burung-Burung Bermigrasi

Kampus IPB University di Dramaga Dikunjungi Burung-Burung Bermigrasi

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufiq AKSIIKLIM.com - Hasil monitoring Uni Konservasi Fauna (UKF) IPB University menunjukkan bahwa ada beberapa lokasi yang telah dikunjungi oleh burung yang sedang bermigrasi. Arboretum Bambu dan Hutan Tropika, Biofarmaka dan Hutan Al-Hurriyah merupakan lokasi yang dikunjungi oleh para satwa migran tersebut. Satwa yang dimaksud antara lain Kangkok Erasia (Cuculus canorus), Kowak Melayu (Gorsachius melanolophus), Sikatan Sisi-Gelap (Muscicapa sibirica), Sikatan Emas (Ficedula zanthopygia), Elang-Laut Perut-Putih (Haliaeetus leucogaster), dan Jalak Tunggir-Merah (Scissirostrum dubium). BACA JUGA : Setelah 172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Jenis burung yang singgah di Kampus Dramaga tentunya…
Lanjut Baca
Pelepasliaran Elang Brontok di Site Monitoring Situgunung-Cimungkad

Pelepasliaran Elang Brontok di Site Monitoring Situgunung-Cimungkad

Pewarta : Tim Redaksi | Editor : Heri Taufiq AKASIIKLIM.com, Cibodas - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) bersama Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (BTNGHS) melaksanakan kegiatan pelepasliaran Elang Brontok (Nisaetus cirrhatus) ke habitat alaminya di kawasan TNGGP (Resort PTN Situgunung) yang merupakan lokasi wisata. Pelepasliaran ini dapat dijadikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli lagi terhadap satwa liar. Jenis Elang Brontok (Nisaetus cirrhatus) yang akan dilepasliarkan sebanyak 2 (dua) individu bernama “Febi” dan “Jack” merupakan hasil dari rehabilitasi di Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ) BTNGHS. Elang Brontok “Febi” direhabilitasi selama 1 (satu) tahun 2 (dua) bulan dan di kandang karantina…
Lanjut Baca