Flora Fauna

Seekor Harimau Sumatera Dilepasliarkan di TN Kerinci Seblat

Seekor Harimau Sumatera Dilepasliarkan di TN Kerinci Seblat

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Jambi - Seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dilepasliarkan di areal Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, pada Selasa 31 Mei 2022. "Harimau yang dilepasliarkan ini merupakan hasil upaya penyelamatan dari konflik manusia dengan Harimau Sumatera yang dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)Jambi di Desa Nalo Gedang, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Marangin, Jambi," ujar Rahmad Saleh, Kepala BKSDA Jambi. BACA JUGA : BMKG Dorong Antar Negara Bangun Ketangguhan Total Hadapi Bencana Alam Dari hasil pemeriksaan oleh tim medis hewan diketahui jika Harimau Sumatera tersebut…
Lanjut Baca
Jesy Si Musang Besar Diserahkan ke Balai Besar KSDA Sulsel

Jesy Si Musang Besar Diserahkan ke Balai Besar KSDA Sulsel

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Makassar - Balai Besar KSDA Sulsel melalui Tim Wildlife Rescue Unit (WRU), menerima penyerahan 1 ekor satwa dilindungi jenis Binturong (Arctictis binturong) dari warga atas nama Indira Basalamah beralamat di BTP Blok A No. 129, Kota Makassar pada tanggal 9 Februari 2022. Informasi tentang adanya satwa yang dilindungi di BTP Blok A, No. 129 berawal dari laporan warga atas nama Indira Basalamah pada hari Selasa tanggal 8 Februari 2022 kepada Tim WRU. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim WRU Rudi Ashadi, S.Hut, Kherno Subroto, S.Hut dan Drh. Nur Fadhilah Pardan melakukan pengecekan satwa di rumah…
Lanjut Baca
Tekan Polusi di Perkotaan, Menteri LHK Resmikan Taman Kehati dan Ekoriparian di Indramayu

Tekan Polusi di Perkotaan, Menteri LHK Resmikan Taman Kehati dan Ekoriparian di Indramayu

Pewarta : Jamaludin Al Afghani | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Indramayu - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya meresmikan dua fasilitas ruang terbuka hijau di Indramayu, Senin (13/12/2021). Dua fasilitas tersebut adalah Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Indramayu yang merupakan replika ekosistem Rawa Gelam untuk wisata edukasi, serta Ekoriparian Tjimanoek Lama yang mempercantik Daerah Aliran Sungai Cimanuk. Menteri Siti Pada saat meresmikan dua tempat tersebut menyampaikan bahwa, hasil pembangunan Taman Kehati dan Ekoriparian Tjimanoek Lama merupakan langkah-langkah kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dengan dunia usaha atau public private partnership yang bisa menjadi contoh untuk seluruh daerah di Indonesia. "Kolaborasi…
Lanjut Baca
Balai Besar KSDA Sumatera Utara Kembali Lepasliar Trenggiling Penyerahan Warga

Balai Besar KSDA Sumatera Utara Kembali Lepasliar Trenggiling Penyerahan Warga

Pewarta : Adam Gumlear | Editor : Nurul Ikhsan Aksiiklim.com, Sumut - Hanya dalam waktu 9 hari, untuk kedua kalinya Balai Besar KSDA Sumatera Utara kembali melepasliarkan 1 ekor Trenggiling (Manis javanica) ke habitatnya di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Sibolangit, Selasa (9/11/2021. Sebelumnya pada Senin 31 Oktober 2021 yang lalu, 2 ekor trenggiling yang terdiri dari induk dan anakjuga dilepasliarkan di kawasan ini. BACA JUGA : Konferensi Iklim COP26 Hasilkan Keputusan Penting Soal Pasar Karbon Pelepasliaran ini bermula dari adanya warga kota Medan yang menghubungi petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara, pada Senin 8 Nopember 2021, dengan maksud hendak…
Lanjut Baca
Terjebak di Kolam Ikan, BBKSDA Riau Bersama Warga Evakuasi Tapir

Terjebak di Kolam Ikan, BBKSDA Riau Bersama Warga Evakuasi Tapir

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Pekanbaru - Pusat panggilan (call center) Balai Besar KSDA Riau pada Selasa (20/04/21) mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya Tapir yang terjebak masuk dalam kolam ikan Ibu Juleha di perumahan Cendrawasih, Jl. Garuda Sakti KM.3 Pekanbaru. Tim Rescue segera diturunkan untuk melakukan evakuasi. Tim Balai Besar KSDA Riau bersama dengan warga perumahan, aparat desa, Polisi  dan Babinsa mengevakuasi Tapir yang terjebak di kolam ikan semen berukuran sekitar 5 x 6 m dengan kedalaman sekitar 170 cm yang sedang dikosongkan namun terisi air. BACA JUGA : Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan…
Lanjut Baca
Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Satwa Dilindungi di Bali

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Satwa Dilindungi di Bali

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Heri Taufik AKSIIKLIM.com, Bali - Tim Operasi Gabungan Balai Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Wilayah Jawa Bali dan Nusa Tenggara (Jabalnusra) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Polda Bali dan TNI berhasil menyita 24 ekor burung tergolong jenis yang dilindungi, dan mengamankan sdr. INS (47), di Desa Jln Kartika Plasa, GG Manga BR Anyar, Kuta, Bali, 21 April 2021. Burung-burung yang disita: 2 ekor kakatua seram, 8 ekor kakatua putih jambul kuning, 7 ekor nuri bayam, 2 ekor nuri kepala hitam, 3 ekor jalak putih, 2 ekor jalak bali.…
Lanjut Baca
Balai Besar KSDA Sumatera Utara Menerima 2 Orangutan Dari BKSDA Jawa Tengah

Balai Besar KSDA Sumatera Utara Menerima 2 Orangutan Dari BKSDA Jawa Tengah

Pewarta : Evansus Renandi Manalu | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Medan - Balai Besar KSDA Sumatera Utara menerima sepasang Orangutan Sumatera (Pongo abelii), Asto (jantan) dan Asih (betina) dari Balai KSDA Jawa Tengah. Kedua orangutan yang masih belia diperkirakan berumur antara 2-5 tahun, diterbangkan dari bandara Ahmad Yani Semarang dan mendarat di bandara Kuala Namu Internasional, Deli Serdang, Sabtu 10 April 2021. BACA JUGA : Pemulihan Ekosistem di TN Meru Betiri Jember Melalui Sambung Srawung, Pantang Mundur Sakdurung Tandur Keterangan yang disampaikan Kepala Balai KSDA Jawa Tengah Darmanto, ia mengatakan, kedua orangutan yang dilindungi tersebut merupakan penyerahan masyarakat di Bandungan,…
Lanjut Baca
Kelahiran Elang Jawa Prawara TN Halimun Salak, Sang Penerus Penguasa Tahta Langit

Kelahiran Elang Jawa Prawara TN Halimun Salak, Sang Penerus Penguasa Tahta Langit

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com - Pada awal April 2021, telah lahir Sang Penerus Penguasa Tahta Langit, yaitu seekor anak elang Jawa (Nisaetus bartelsi) di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi. Garuda Kecil/Muda yang baru lahir itu diberi nama “PRAWARA” yang dalam bahasa Sansekerta berarti paling terkemuka. Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) pada Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Wardi Septiana menjelaskan, kelahiran ini memang secara khusus dan rutin dipantau oleh tim monitoring Elang Jawa Balai TNGHS sejak bulan Desember 2020. Setiap aktivitas dari pasangan Elang Jawa ini direkam, dari mulai penataan sarang, pengeraman telur, dan…
Lanjut Baca
Ular Sanca Batik Hasil Serahan Masyarakat Dilepasliarkan di TWA Danau Towuti Makassar

Ular Sanca Batik Hasil Serahan Masyarakat Dilepasliarkan di TWA Danau Towuti Makassar

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Makassar - Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Regu Anoa Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 2 Malili Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan bersama anggota Masyarakat Mitra Polhut (MMP) M. Jafar melakukan rilis satwa atau pelepasliaran satwa ke habitatnya pada Sabtu (17/04/2021). Kali ini lokasi pelepasliaran di Taman Wisata Alam (TWA) Danau Towuti Kabupaten Luwu Timur dengan jenis satwa yang dilepasliarkan yaitu 1 ekor ular Sanca Batik (Malayiphyton reticulatus) dengan panjang 4 meter. BACA JUGA : Menelusuri Sarang Orangutan di Taman Nasional Gunung Palung Proses pelepasliaran dilakukan menggunakan speed boat di kawasan TWA Danau Towuti,…
Lanjut Baca
Mitigasi Konflik Gajah Sumatera di Kec. Payung Sekaki Kota Pekanbaru

Mitigasi Konflik Gajah Sumatera di Kec. Payung Sekaki Kota Pekanbaru

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Pekanbaru - Konflik Gajah Sumatera terjadi di Jalan Riau Baru, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Tim dari BKDA Riau melakukan koordinasi dengan Ketua RT 06 dan warga setempat. Kemudian tim melakukan pengecekan dan penyisiran ke lokasi kejadian di wilayah RT 06. Dalam proses penyisiran tersebut, dijumpai tanaman kelapa sawit warga yang dirusak kawanan Gajah liar. BACA JUGA : BKSDA Maluku Lepasliarkan 199 Ekor Satwa di Dua Lokas Tim berjibaku bersama warga setempat melakukan penyisiran dengan mengikuti jejak Gajah liar. Dari jejak yang dijumpai di lokasi, kawanan Gajah…
Lanjut Baca