Makassar

Citilink Tanam 1000 Bibit Pohon Mangrove di Pesisir Pantai Untia Makassar

Citilink Tanam 1000 Bibit Pohon Mangrove di Pesisir Pantai Untia Makassar

Pewarta: Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Sulsel - Maskapai penerbangan Citilink melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) melakukan kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon mangrove di kawasan pesisir Pantai Untia Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (20/10/2022). “Kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon mangrove ini merupakan salah satu bentuk komitmen Citilink akan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekitar, khususnya pemberian solusi atas adanya ancaman perubahan iklim, termasuk abrasi dan emisi karbon” kata Direktur Utama Citilink Dewa Kadek Rai di Makassar, Kamis (20/10). Kegiatan ini juga merupakan keberlanjutan dari komitmen dan kontribusi Citilink untuk menyukseskan target Percepatan Rehabilitasi Mangrove (PRM) yang diinstruksikan oleh…
Lanjut Baca
Ular Sanca Batik Hasil Serahan Masyarakat Dilepasliarkan di TWA Danau Towuti Makassar

Ular Sanca Batik Hasil Serahan Masyarakat Dilepasliarkan di TWA Danau Towuti Makassar

Pewarta : Adam Gumelar | Editor : Nurul Ikhsan AKSIIKLIM.com, Makassar - Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Regu Anoa Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 2 Malili Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan bersama anggota Masyarakat Mitra Polhut (MMP) M. Jafar melakukan rilis satwa atau pelepasliaran satwa ke habitatnya pada Sabtu (17/04/2021). Kali ini lokasi pelepasliaran di Taman Wisata Alam (TWA) Danau Towuti Kabupaten Luwu Timur dengan jenis satwa yang dilepasliarkan yaitu 1 ekor ular Sanca Batik (Malayiphyton reticulatus) dengan panjang 4 meter. BACA JUGA : Menelusuri Sarang Orangutan di Taman Nasional Gunung Palung Proses pelepasliaran dilakukan menggunakan speed boat di kawasan TWA Danau Towuti,…
Lanjut Baca
KKP Tindak Tegas Empat Kapal Cantrang di Selat Makassar

KKP Tindak Tegas Empat Kapal Cantrang di Selat Makassar

Pewarta : Nurul Ikhsan | Editor : Heri Taufiq Aksiiklim.com - Kementerian Keluatan dan Perikanan (KKP) menangkap empat unit kapal ikan cantrang yang melanggar ketentuan operasional di Selat Makassar. Keempat kapal yang diketahui pernah melakukan praktik penurunan bobot kapal (mark down) tersebut tak berkutik saat diamankan oleh awak kapal pengawas perikanan Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP karena beroperasi di Jalur II yang menjadi lokasi penangkapan ikan nelayan dibawah 30 GT. Tindakan tegas terhadap keempat kapal tersebut sejalan dengan komitmen Menteri Trenggono untuk menegakkan aturan main dalam rangka mewujudkan tata kelola perikanan yang berkelanjutan. Dalam berbagai kesempatan Menteri…
Lanjut Baca